DETAIL DOCUMENT
PENENTUAN BIAYA PERAWATAN MESIN BUBUT YANG EKONOMIS BERDASARKAN INTERVAL PERAWATAN OPTIMAL [Studi Kasus Di PT."X"]
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Arif L., Tobing
Subject
621.381 Electronics/Teknik Elektronika 
Datestamp
2023-06-22 04:07:27 
Abstract :
Meningkatnya persaingan dalam dunia industri dan untuk mempertahankan serta meningkatkan daya saing perusahaan, maka perusahaan harus melakukan perbaikan pada semua elemen kegiatan sehingga kinerja perusahaan dapat meningkat. Produk dengan mutu yang tinggi, biaya produksi yang rendah, serta mesin-mesin yang cukup andal merupakan indikator dari tingkat perbaikan kinerja. Faktor-faktor yang diidentifikasikan dalam penelitian ini meliputi mesin ( jumlah mesin, waktu kerusakan ), biaya ( suku cadang, operator, opportunity cost ). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasikan interval kerusakan, distribusi kerusakan, biaya perawatan preventif dan komponen biaya korektif, serta membuat kebijaksanaan kapan mesin tersebut harus dirawat dan berapa kali, juga mencari keseimbangan antara ongkos kerusakan dan ongkos perawatan. .Berdasarkan hasil pengumpulan dan pengolahan data maka diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : 1. Terdapat lima jenis kerusakan yang sering terjadi yaitu kerusakan double nedle bearing, SKF bearing, trush ball bearing, drive plate, dan floating plate, 2. Interval waktu kerusakan mesin untuk masing-masing mesin adalah 30 hari, 28 hari, 29 hari, dan 28 hari, sedangkan distribusi waktu kerusakan mesin adalah eksponensial, 3. Dengan model yang digunakan diketahui bahwa interval perawatan preventif yang optimal adalah 50 hari, dengan ekspektasi keuntungan permesin perhari Rp. 4.407.796,80 4. Dengan model yang sekarang digunakan diketahui bahwa ekspektasi keuntungan permesin perhari Rp. 4.403.245,93 
Institution Info

Universitas Darma Persada