Abstract :
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat telekomunikasi sekarang ini,
yang menuju era multimedia, dibutuhkan suatu jaringan akses (jaringan transmisi
yang menghubungkan terminal pelanggan dengan sentral lokal) yang canggih
pula. Oleh karena itu, PT TELKOM Kandatel Jakarta Utara telah membangun dan
mengoperasikan suatu Jaringan Lokal Komunikasi Fiber dengan fiber optik yang
digunakan sebagai media transmsinya. JARLOKAF yang ditetapkan oleh PT
TELKOM menggunakan berbagai macam teknologi antara
lain Drgtal Loop
Carrier (DLC), Plesynchronous Digital Hierarchy (PDH) dan Synchronous
Digital Hierarchy (SDH)
Perencanaan penambahan jaringan dengan memaanfaatkan sistem jaringan
Ring yang sudah ada tanpa mengorbankan kualitas jaringan yang telah ada
sebelumnya sehingga sesuai standard yang digunakan.
Dalam melakukan suatu perencanaan penambahan jaringan maka
diperlukan langkah-langkah seperti melakukan; Studi literatur berdasarkan adanya
pembangunan gedung gedung baru,mengumpulkan data lapangan melakukan
perhitungan perencanaan. Dari hasil langkah terscbut akan digunakan untuk
menentukan jarak, spesifikasi alat serta optik dalam melakukan suatu perencanaan
Jann g aan..
Untuk menentukan jumlah saluran yang di butuhkan telepon 468 sst dapat
menggunakan rasio potensi
dimana dalam satu saluran transmisi diperlukan
sebanyak 120 saluran akses. Dengan GOS I
I4
%
didapat trafik sebesar 103,0 Erl
dan trafik perpelanggan 220 mE. Sedangkan
standant
trafik trafik pelanggan di
STO Jakarta Utara adalah minimal 225 mE pada saat ini schingga dalam trafik
perencanaan di Apartemen sedayu sesuai dengan yang di harapkan. Maka untuk
mengetahui tingkatan multipleksing untuk 468 sst (satuan sambungan telepon)
diperlukan multiplex sebanyak tiga tingkatan EI dengan menggunakan PCM
30.Untuk mengetahui tinkatan tersebut yaitu, 4 x 30x7 = 84,0 multiplex