Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Dwi Okta Maulia, Jumiar
Subject
621.8 Machine Engineering, Machinery/Teknik Mesin
Datestamp
2024-06-24 04:11:37
Abstract :
Siklus refrigerasi kompresi mengambil keuntungan dari kenyataan bahwa
fluida yang bertekanan tinggi pada suhu tertentu cenderung menjadi lebih dingin
jika dibiarkan mengembang. Jika perubahan cukup tinggi maka gas yang di tekan
akan menjadi lebih panas daripada sumber dingin di luar (contoh udara di luar)
dan gas yang mengambang akan menjadi lebih dingin dari pada suhu dingin yang
di kehendaki. Dalam kasus ini fluida digunakan untuk mendinginkan lingkungan
bersuhu rendah dan membuang panas kelingkungan yang bersuhu tinggi.
Pada sistem kompresi uap berpendingin air terdapat peralatan utama yang
mendukung meliputi kompresor yang berfungsi sebagai penggerak refrigeran
untuk bersirkulasi, kondensor yang berfungsi untuk membuang kalor dari
refrigeran, evaporator yang berfungsi menyerap kalor yang digunakan
untukpenguapan refrigeran, dan katup ekspansi yang berfungsi menurunkan
tekanan pada refrigeran.
Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan maka akan mendapatkan nilai
dari proses sistem kompresi uap berpendingin air meliputi nilai Qe. dampak
refrigerasi, laju alir refrigeran, daya kompresor, koefisien prestasi, laju aliran
volume, dan daya refrigerasi berdasarkan kecepatan air yang mengalir pada
evaporator.