Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Fajar Bimantara, Sanie
Subject
536.2 Heat Transfer/Transmisi Kalor, Perpindahan Panas
Datestamp
2024-02-23 03:29:29
Abstract :
Efektifitas penukar kalor
ialah perbandingan jumlah panas yang di
pindahkan dengan jumlah panas maksimal yang dapat dipindahkan. Perpindahan
panas maksimum mungkin terjadi bila salah satu fluida mengalarni perbedaan
suhu terbesar beda suhuh maksimum yang terdapat dalam heat exchanger
tersebut, yaitu selisih antara suhu masuk fluida panas dan fluida dingin. Fluida
yang mungkin mengalami perbedaan suhu maksimum ini ialah fluida yang
mempunyai nilai kapasitas panas (m.cp) minimum.
Alai praktikum pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas
antara single pipe dan double pipe
.Pada pecobaan pertarna pada flow meter
dengan debit 27 Lpm untuk panas dan dingin 24 Lpm. kedua pada flow meter
dengan debit 25 Lpm untuk panas dan dingin 20 Lpm. Dan percobaan ketiga pada
flow meter dengan debit 20 Lpm untuk panas dan dinginl5 Lpm. Dan suhu pada
air panas mencapai 50 °C sampai 54 °C dan suhu air dingin 25 ·C sampai dengan
27 ·C.
Hasil penelitian menunjukan bahwa efektifitas perpindahan panas antara
single pipe dan double pipe . Efektifitas pada Shell and Tube Singgle pipe paling
tinggi adalah pada masa aliran panas 20 L/m dan masa aliran fluida dingi 15 L/m , senilai
21 %. Efektifitas pada Shell and Tube double pipe paling tinggi adalah pada masa aliran
panas 27 L/m dan masa aliran fluida dingi 24 L/m, senilai 22 %.