Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Wisnu, Hermawan
Subject
542 Procedures, Equipment of Chemistry/Prosedur, Perlengkapan dan Alat-alat Kimia
Datestamp
2024-04-01 02:12:56
Abstract :
Asap diartikan sebagai suatu suspense partikel-partikel padat dan cair dalam
medium gas. Sedangkan asap cair merupakan campuran larutan dari dispcrsi asap
kayu dalarn air yang dibuat dengan mengkondensasikan asap hasil pirolisis kayu.
Cara yang paling umum digunakan untuk menghasilkan asap pada pengasapan
rnakanan adalah dengan membakar serbuk gergaji kayu keras dalam suatu tempat
yang disebut alat pembangkit asap kemudian asap terebut dialirkan kerumah asap
dalam kondisi sirkulasi udara dan temperature yang terkontrol . Produksi asap cair
merupakan hasil pembakaran yang tidak sempurna yang melibatkan reaksi
dekomposisi karena pengaruh panas, polimerisasi, dan kondensasi.
Pada proses pemanasan yang terjadi pada reaktor pirolisis, asap yang
dihasilkan akan mengalir menuju kondensor melalui pipa yang mengubungkan
reaktor pirolisis dengan kondensor. I-la]
ini dikarenakan adanya perbedaan tekanan
yang disebabkan perbedaan temperatur antara reaktor pirolisis dan kondensor.
Sebagaimana yang kita ketahui pada reaktor pirolisis terjadi proses pemanasan
sehingga temperatur naik, sedangkan pada kondcnsor temperatumya akan lebih
rendah karena dialiri oleh air, maka akan terjadi perpindahan fluida bcrupa asap
karena sifat Ouida mengalir dari tekanan tinggi menuju tekanan yang lebih rendah.
Pada proses pembuatan asap cair di dapat dari hasil pengujian yang telah di
uji pada massa asap (9,086 kg) dengan massa pendingin dalam tabung kondensor
(50kg), pada suhu asap yang keluar dari tabung reactor (110C) suhu laju asap
sebelum masuk pada pipa kondensasi (64'C),dengan sirkulasi pada suhu pendingin