Abstract :
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis stress kerja, beban kerja dan
lingkungan kerja terhadap turnover intention di PT. Equityworld Futures Jakarta
pengumpulan data dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada 110 responden
karyawan pada PT. Equityworld Futures Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan
dengan menggunakan sampel bersyarat. Alat analisis yang digunakan adalah
regresi linier berganda dan regresi linier sederhana, uji asumsi klasik dilakukan
sebagai persyaratan statistik yang harus dipenuhi dalam melakukan analisis
regresi linier berganda dan sederhana. Pengujian hipotesis secara simultan
menggunakan uji F, secara parsial menggunakan uji T. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara lingkungan kerja, beban
kerja dan stress kerja terhadap turnover intention yaitu sebesar 31% dan sisanya
69% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Berdasarkan perhitungan
yang diperoleh Fhitung > Ftabel yaitu 8.370 > 2,77dan dengan probabilitas
signifikansi 0,000 < 0,05 maka keputusannya adalah Ha diterima. Perhitungan
yang diperoleh thitung > ttabel yaitu 2,580 > 1.672 dan dengan probabiltas
signifikansi 0,000 < 0,05 maka keputusannya Ha diterima yaitu terdapat pengaruh
yang signifikan antara stress kerja terhadap turnover intention. Perhitungan yang
diperoleh thitung > ttabel yaitu 3,402 > 1.672dan dengan probabiltas signifikansi
0,001< 0,05 maka keputusannya Ha diterima yaitu terdapat pengaruh yang
signifikan antara beban kerja terhadap turnover intention. Perhitungan yang
diperoleh thitung > ttabel yaitu 1,734 > 1.672 dan dengan probabiltas signifikansi
0,000 < 0,05 maka keputusannya Ha diterima yaitu terdapat pengaruh yang
signifikan antara lingkungan kerja terhadap turnover intention. Pengaruh tersebut
menunjukan bahwa semakin rendah stress kerja, beban kerja dan semakin baik
lingkungan kerja maka semakin rendah pula turnover intention tersebut.