DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS CAP RESERVOIR FILLER 13233110020 DENGAN METODE SIX SIGMA DI PT. NESINAK INDUSTRIES
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Andrie, Martias
Subject
658.4013 Control and Quality Management/Manajemen Kontrol dan Kualitas 
Datestamp
2023-08-28 07:45:55 
Abstract :
pT. Nesinak Industries merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi perakitan komponen printer dan pembuatan part-part untuk industry otomotif yang bahan baku utamanya adalah rubber. Sa/ah satu produk yang diproduksi adalah Cap Reservoir Filler 13233110020. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah dibidang kualitas produk dengan tingginya jumlah cacat sebesar 12.21% dan akan coba diperbaiki dengan menggunakan metode Six Sigma. Six Sigma merupakan suatu visi peningkatan kualitas menuju target 3,4 kegagalan per sejuta kesempatan (DPMO) untuk setiap transaksi produk barang danlatau jasa. Langkah-langkah sistematis yang digunakan dalam konsep Six Sigma adalah menggunakan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improvement, Control). DMAIC adalah proses untuk peningkatan terus menerus menuju target Six Sigma. Data yang diperoleh akan digunakan untuk perhitungan, yang meliputi data jumlah produksi dan cacat, yang digunakan untuk menghitung nilai DPMO, Level Sigma serta mengetahui tingkat kapabilitas proses. Pengendalian data degan peta kendali atribut U. Setelah melakukan perhitungan pada tahap Measure didapat nilai DPMO sebesar 12.676 pCS dengan Sigma berada di level 3,74-Sigma. Kemudian setelah di analisis pada tahap Analyze diketahui nilai kapabilitas proses Cp=0,9875, sumber penyebab permasalahan diketahui adalah Upper Mold Temperature 180'C dan Molding High Pressure mesin 180 Kg /Cm? Setelah dilakukan percobaan metode Taguchi pada tahap Improvement diketahui berdasarkan Analisa Varians (ANOVA), didapatkan persentase kontribusi 2.19% bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap rendahnya kualitas produk adalah faktor Upper Mold Temperature 200'C dan Molding High Preasure 195 Kg / Cm? Hasil pengukuran yang dilakukan kembali pada tahap Control didapat, setelah dilakukan perbaikan nilai DPMO turun menjadi 5.939 dengan peningkatan level sigma menjadi 4,02-Sigma serta meningkatnya nilai kapabilitas proses Cp menjadi 0,9941 meskipun demikian hasil ini masih jauh dari target Six Sigma sebesar 3,4 DPMO Untuk lebih meningkatkan nilai Sigma dan Kapabilitas proses, pihak perusahaan sebaiknya melakukan perbaikan /agi secara terus menerus (kaizen). 
Institution Info

Universitas Darma Persada