Abstract :
pT. Nesinak Industries merupakan perusahaan yang bergerak
dibidang produksi perakitan komponen printer dan pembuatan part-part untuk
industry otomotif yang bahan baku utamanya adalah rubber. Sa/ah satu
produk yang diproduksi adalah Cap Reservoir Filler 13233110020.
Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah dibidang kualitas produk
dengan tingginya jumlah cacat sebesar 12.21% dan akan coba diperbaiki
dengan menggunakan metode Six Sigma.
Six Sigma merupakan suatu visi peningkatan kualitas menuju target
3,4 kegagalan per sejuta kesempatan (DPMO) untuk setiap transaksi produk
barang danlatau jasa. Langkah-langkah sistematis yang digunakan dalam
konsep Six Sigma adalah menggunakan tahapan DMAIC (Define, Measure,
Analyze, Improvement, Control). DMAIC adalah proses untuk peningkatan
terus menerus menuju target Six Sigma.
Data yang diperoleh akan digunakan untuk perhitungan, yang meliputi
data jumlah produksi dan cacat, yang digunakan untuk menghitung nilai
DPMO, Level Sigma serta mengetahui tingkat kapabilitas proses.
Pengendalian data degan peta kendali atribut U. Setelah melakukan
perhitungan pada tahap Measure didapat nilai DPMO sebesar 12.676 pCS
dengan Sigma berada di level 3,74-Sigma. Kemudian setelah di analisis pada
tahap Analyze diketahui nilai kapabilitas proses Cp=0,9875, sumber
penyebab permasalahan diketahui adalah Upper Mold Temperature 180'C
dan Molding High Pressure mesin 180 Kg /Cm?
Setelah dilakukan percobaan metode Taguchi pada tahap
Improvement diketahui berdasarkan Analisa Varians (ANOVA), didapatkan
persentase kontribusi 2.19% bahwa faktor yang paling berpengaruh terhadap
rendahnya kualitas produk adalah faktor Upper Mold Temperature 200'C dan
Molding High Preasure 195 Kg / Cm? Hasil pengukuran yang dilakukan
kembali pada tahap Control didapat, setelah dilakukan perbaikan nilai DPMO
turun menjadi 5.939 dengan peningkatan level sigma menjadi 4,02-Sigma
serta meningkatnya nilai kapabilitas proses Cp menjadi 0,9941 meskipun
demikian hasil ini masih jauh dari target Six Sigma sebesar 3,4 DPMO Untuk
lebih meningkatkan nilai Sigma dan Kapabilitas proses, pihak perusahaan
sebaiknya melakukan perbaikan /agi secara terus menerus (kaizen).