Abstract :
Persahan X adalah pemsahaan yang bergerak dibidang nusaha pengecoran
logan yang hastlnya adalah berpa produk coran salah satunya Plat Aus Stone.
Perbakan GM i ii
dimaksudkan untuk menurunkan produk cacat yang
dihasilkan pada bagin produksi ,dimana langkah-langkah untuk perbaikan Gugus
kendhi Mntn adalah Septar Delapan Langkah Pemecahan Masalah dan Tujuh
at anti
Adapun perbaikan gugus Kendali Mutn yang dimaksud pada perusahaan
tesbut yaitn membuat peta kendali c dan FishBone. Peta Kendali c berguna
untuk menyeragamkan data dan menghitung prosentase kecacatannya. Sedangkan
Fish~one mencari penyebab yang menyebabkan timbulnya permasalahan.
Penyebabnya ada lima faktor yang paling berpengaruh antara lain:
Manusia.Alat/mesin, Metode Kerja, Material serta Lingkungan
Dari pengumpulan dan pengolahan data, dimana data yang diteliti yaitu
data jenis cacat pengecoran logam selama satu bulan (Juli) 1999. Dari perhitungan
peta kendali c
didapat batas kendali proses BKA
0% dengan
prosentase rata-rata cacat sebesar 2.2
=
=
63% dan BKB
%.
Sedangkan analisa sebab-akibat terlebin
dahulu melakukan BrainStorming yaitu SW + 2H (Why,What, Where,When, Who,
How, How much). Penyebab-penyebab dari kelima faktor tesebut yaitu: (1) Faktor
Metode Feria: Penuangan tidak sempur na, cetakan rontok, terjadi pergeseran, titik
smter pas rendah dan terjadi penyusutan Logam; (2) Faktor Material: Terdapat
pertabulran grafit, cairn cepat beku, dan laju poring tinggi; (3) Faktor Alat:
pola tidak bersih, roda gigi macet, drag dan kup longgar; (4) Faktor Manusia:
Skill operator tidak merata dan loyalitas operator kurang; (5) Faktor Lingkungan:
Rnangan panas dan ruangan berdebu.
Dari evaluasi hasil ini diperoleh data cacat sebelum GKM= 63,04% dalam
jumlah produksi 6163 pcs dan sesudah GKM= 52,04 % dalam jumlah produksi
8185 pcs, yang menunjukkan penurunan prosentase kecacatan sebesr 10%. Hal
u mewyatakan bahwa perbaikan Gugus Kendali Mutu pada perusahaan bagian
produksi pengecoran logam dikatakan berhasil sesuai dengan target yang telah
disepakati oleh anggota Gngus yaitu penurunan prosentase kecacatan 10%,