Abstract :
Gugus Kendali Mutu (GKM) atau Quality Control Circle (QCC) sebagai bagian dari
Pengendalian Mutu Terpadu yang telah banyak diyakini sebagai media efektif bagi
dalam
karyawan
mengendalikan mutu
di
unit kerjanya masing-masing, secara idealnya
dapat melakukan continuous improvement atau perbaikan berkesinambungan terhadap
mutu pekerjaan schari-hari. Tidak sedikit didalam prakteknya dijumpai siklus waktu/umur
GKM yang pendek, GKM yang pasif (hanya nama saja), dan ada pula GKM yang aktif
hanya pada saat menjelang konvensi GKM saja.
Untuk mendapatkan ukuran tingkat kcberhasilan suatu GKM, dapat dilakukan dengan
mencari faktor penanda keaktifan suatu GKM, yang meliputi ciri-cirinya, prosedur
kerjanya,
serta
faktor pendukung lainnya, schingga dengan mendapatkan data yang
terkuantisir tcrsebut dapat dipergunakan sebagai tolok ukur
penilaian aktifitas keberhasilan
GKM.