Abstract :
PT. X merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang
jasa yaitu supplier. Perusahaan sebaiknya me/akukan pengembangan
secara bertahap dalam memenangkan persaingan. Perusahaan harus
mengetahui dengan jelas kebutuhan oleh pelanggan, tetapi juga apa yang
diinginkan pelanggan. Salah satu kunci kesuksesan menghadapi kondisi
tersebut, harus mampu memberikan pelayanan yang terbaik untuk
memuaskan pelanggan. Dengan demikian perusahaan perlu melakukan
perilaian terhadap kualitas pelayanan yang telah diberikan selama ini
sapaya dapat diketahui pelayanen apa yang perlu ditingkatkan.
Metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat kepuasan
pelanggan untuk nenngkatkan kuelitas pelayanan pada bagian distribusi
maintenance
adalah metode Servqual. Metode ini untuk
mengukur kualitas pelayanan berdasarkan lira
dimensi kualitas yaitu
barang dan
reliability, assurance, tangibles, emphaty, dan responsiveness.
Langkah-langkah untuk melakukan penilaian kualitas pelayanan
adalah dengan mergidentifikasi tingkat ekspektasi dan tingkat persepsi
pelangan, mengukur kesenjangan antara tingkat ekspektasi dengan
tingkat persepsi peianggan terhadap ualitas pelayanan, menghitung nilai
Servqual aktuat dan menghitung rilai Servquai dengan bobot.
Berdasarkan hasil pengolahan data melalui kuesioner maka dapat
diketahui bahwa pada bagian distribusi barang rata-rata tingkat ekspektasi
ialah 4,0169, rata-rata tit:gkat persepsi 3,5058, tingkat kesenjangan antara
espektasi dan persepsi pelanggan ialah -0,5131, niiai Servqual aktual
87,24%, sedangkan untuk nilai Servquel dengan bobot dapat diketahui
bahwa dimensi kualitas pada pelayanan yang menjadi prioritas untuk
perbaikan, yaitu dimensi reliability dengan nilai bobot yang paling rendah
yaitu -1,820. Pada dimcnsi reliability hal yang pertu diperbaiki adalahnya
kualitas pelayanannya, mulai dari atribut pelayanan sistem pencacatan
pekerja yang akurat dan bebas kesalahan karena atribut ini mempunyai
tingkat kesenjangan yang tinggi antara tingkat persepsi dongan tingkat
ekspektasi dan hingga perbaikan pada atribt-etribut lainnya di dimensi
tersebut. Scdangkan pada bagian maintenance, rate-rate tingkat
ekspektasi ialeh 3.909, rata-rata tingkat persepsi 3,241, tingkat
kesenjangan antara ekspektasi dan persepsi pelanggan ialah -0,668, nilai
Servqual aktual 84,37%. Untuk nilai Servqual dengan bobot dapat
diketahui bahwa dimensi kualitas pada pelayanan yang menjadi prioritas
untuk diperbaiki adalah dimensi reliability dengan nilai bobot yang paling
rendah yaitu -2,
070. Pada dimensi reliability hal yang perlu perbaikan
adalah kualitas pelayanannya, mulai dari atribut pelayanan pekerja yang
harus memenuhi perjanjian kerja sesuai dengan kesepakatan karena
atribut ini mempunyai tingkat kesenjangan yang tinggi antara ringkat
persepsi dengan tingkat ekspektasi dan akhirnya diikuti perbaikan pada
atribut-atnibut lainnya di aimensi tersebut.