Abstract :
PT. Denso Indonesia merupakan perusahaan manufaktur spare part otomotif
yang memproduksi produk elektronik bernama ECU (Electronic Control Unit)
yang berfungsi sebagai otak dari kendaraan. Kualitas dari ECU harus
diperhatikan karena berpengaruh besar terhadap sistem kerja komponen pada
kendaraan. Untuk menciptakan ECU yang berkualitas diperlukan electronic
part yang juga berkualitas. Electronic part yang berkualitas akan dapat
diproduksi menjadi produk elektronik yang juga berkualitas. Jika semua
komponen tersebut sudah dipastikan kualitasnya maka ECU yang dihasilkan
akan memenuhi standar safety yang dibutuhkan kendaraan. Masalah yang
dibahas pada penelitian ini adalah penerapan monozukuri melalui Technical
Training & Expert Dispatch pada Program The Association for Overseas
Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) Training dalam
upaya meningkatkan kualitas electronic part di PT. Denso Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif untuk mendeskripsikan
secara analisis dan akurat, dengan teknik pengumpulan data melalui
wawancara dengan 10 orang informan dari mulai level Senior Technision
sampai dengan Manajer serta melakukan penyebaran angket kepada 20
karyawan PT. Denso Indonesia Divisi Quality Electronic. Pengumpulan data
tersebut dilakukan untuk mengetahui pemahaman Karyawan Divisi Quality
Electronic tentang monozukuri yang diterapkan di PT. Denso Indonesia. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa peranan AOTS Training dalam
pengembangan sumber daya manusia berdampak terhadap kualitas kerja
karyawan yang dibuktikan melalui kualitas produk elektronik yang semakin
meningkat sehingga total customer claim (komplain dari pelanggan)
mengalami penurunan yang signifikan.