Abstract :
PT. Topjaya Antariksa Elektronik merupakan sa/ah satu perusahaan yang
memproduksi kulkas sesuai dengan order dari agenda untuk kebutuhan per
seorangan.Persaingan dalam industri sejenis juga be/um terlalu berdampak,
dikarenakan industri sejenis ini be/um begitu banyak dinegara kita, sehingga prospek
masa depannya sangat baik dibidang e/ektronik. Dalam melakukan kegiatan
produksinya, sering terjadi ketidak seragaman pembebanan ketja pada beberapa
operasi, dalam hal ini terjadi penumpukkan barang setengah jadi.Akibatnya lintasan
produksi menjadi tidak seimbang dan produksi tidak dapat berjalan dengan lancar.
Bagaimana Menyeimbangkan beban kerja pada setiap stasiun perakitan Kulkas
dengan menggunakan perbandingan antara Metode Ranked Position Weight (RPW)
dan Metode Kibridge-wester Di pT. Topjaya Antariksa Elektronik. Tujuannya untuk
merencanakan jalur keseimbangan lintasan pada setiap stasiun sehingga dapat
meningkatkan produk dan efisien ser/a kualitas sumber daya manusia.
Perakitan adalah kegiatan untuk menyatukan bagian-bagian yang terlepas
menjadi benda utuh.Biasanya jenis tata letak yang digunakan dalam kegiatan
perakitan adalah sejenis tata letak yang berdasarkan atas produk. Dalam penelitian
ini dilakukan perhitungan waktu tiap operasi perakitan. Peramalan merupakan
proses untuk memperkirakan berapa kebutuhan di
masa datang yang meliputi
kebutuhan dalam ukuran kuantitas, kualitas, waktu dan lokasi yang dibutuhkan
dalam rangka memenuhi permintaan barang atau Jasa. Dalam penelitian ini
melakukan perhilungan peramalan dengan menggunakan metode linier regresi.
Line balancing adalah metode untuk membentuk atau menyeimbangkan beban yang
dialokasikan kepada setiap stasiun kerja. Tanpa keseimbangan seperti ini, maka
akan tetjadi sejumlah kelidak efisien karena beberapa stasiun akan mempunyai
beban kerja yang lebih banyak dari yang lain. Dalam penelitian ini melakukan
penyeimbangan lintasan dengan menggunakan perbandingan antara Metode
Ranked Positional Weight dan Metode Kilbridge-Wester.
Setelah melakukan perhitungan peramalan dengan menggunakan 3 metode
eramalan, maka di dapat metode peramalan terbaik yaitu dengan menggunakan
metode linier regresi dengan nilai MSE : 1191612,268; MAD : 904,1833. Fungsi
eramalan dengan menggunakan metode linier regresi yaitu Ya, =
(75,3) t
Jumlah peramalan permintaan 1 tahun kedepan sebanyak 227. 231 unit.
8 +
17542,
erhitungan Metode Ranked Positional Weight untuk jumlah stasiun kerja usulan
iperoleh sebanyak 2 stasiun kerja. Keseimbangan waktu senggang sate/ah dihitung
engan metode RPW mendapat hasil sebesar 5% dan untuk efisiensi lintasan
ipero/eh hasil sebesar
Perhitungan kapasitas produksi dengan menggunakan
etode ini sebanyak 21.319 unit Perhitungan Metode Kilbridge-Wester, diperoleh
95%.
asil dengan jumlah stasiun kerja usulan diperoleh sebanyak 2 stasiun kerja
eseimbangan waktu senggang sete/ah dihitung dengan metode RPW mendapat
asi/ sebesar 17% dan untuk efisiensi lintasan diperoleh hasil sebesar 83%. Hasil
erhitungan kapasitas produksi dengan menggunakan me/ode ini sebanyak 18.524
nit. Metode yang paling bagus pada analisa kali ini yaitu menggunakan metode
anked Positional Weight, karena sete/ah di hitung mendapatkan efisiensi yang
ukup besar dengan nilai 90% dibandingkan dengan menggunakan metode
ilbridge-Wester yang efisiensi nya hanya 83%