Abstract :
Dalam melaksanakan pembangunan proyek-proyek yang sedang ditangant PT
Wahyu Mukti Karya Utama melakukan penjadwalan-penjadwalan terhadap kegiatannya
Yang salah satunya ialah proyek Pembangunan Koridor Rumah Sakit Jantung Harapan
Kita yang dilaksanakan pada tahun 2002. Penulis melakukan penelitian dan membatasi
pengamatan hanya pada fase pembangungan Arsitektur unt:.k mempermudah
pengamatan dan pengolahan data yang bisa mewakili proyek-proyek selanjutnya yang
akan dilaksanakan oleh perusahaan pada kegiatan mendatang. Pada pengamatan
pertama penulis melihat pola penjadwalan yang masih mengandalkan Gantt Chart dan
menurut hemat penulis akan lebih baik jika diperkenalkan pada Software Primavera
Project Planner untuk meminimasi waktu dan memudahkan pengolahan data serta
pengawasan.
Dalam melakukan pengumpulan data, data yang diambil berdasarkan jadwal
induk proyek yang akan dilaksanakan dan pade fase arsitektur terdapat 24 kegiatan total
lama pengerjaan selama 140
hart yang kemudian dilakukan pembuatan jaringan kerja
kemudian mengitung durasi setiap kegiatan yang kemudian akan dilakukan efesiensi
Pada pengolahan data yang dilakukan terdapat 24 kegiatan dengan jalur kritis
KR 2, KR 3, KR 14, KR I7, KR 19, KR 20, KR 21
dengan lama pekerjaan 140 hart
setelah estimasi waktu pada jalur kritis didapat percepatan selama 22 hari dan lama
pekerjaan 118 hari. Biaya yang harus dikeluarkan dalam mempercepat umur proyek
(biaya lembur) sebesar Rp. 4.327.037 dan total biaya tenaga kerja setelah percepatan
sebesar Rp. 47.996.037.
Perbedaan biaya pada jalur kritis sebesar Rp. 1.141.87]
dengan biaya sebelum
percepatan Rp. 20.275.000 dan biaya tenaga kerja pada jalur kritis setelah percepatan
Rp. 21416.871.
Setelah dilakukan penjadwalan ulang dengan prim@vera didapat
percepatan 46
hart dan estimast total yang diperoleh 15,4 %
dengan biaya tambahan
(IC) Rp. 9.676,87 per hart