DETAIL DOCUMENT
ANALISIS INDEKS PRODUKTIVITAS PERAKITAN FORKLIFT FD20BX PADA STASIUN KERJA EMPAT DENGAN METODE OMAX DI PT X
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Demetrius, Denny
Subject
658.5 Management of Production/Manajemen Produksi 
Datestamp
2024-06-21 07:55:24 
Abstract :
dalam bidang manufacturing Peralatan berat untuk transportasi seperti Forklift, Trailer, dan mensuply komponen-komponen untuk alat PT X merupakan perusahaan yang bergerak berat lainnya baik domestik maupun Export Saat ini terjadi penurunan penjualan dikarenakan terjadinya keterlaabatan waktu penyerahan kepada pelanggan khususnya Forklift model FD20BX yang disebabkan oleh terjadi penyimpangan waktu produksi yang cukup besar dibandingkan dengan standar yang telah ditetapkan, dan salah satunya terjadi pada proses perakitan. Adapun metoda yang akan dipergunakan adalah Objective Matrix (OMA8) Berdasarkan data awal yang berhasil dikumpulkan baik secara tertulis maupun lisan, dan dengan menggunakan diagram Pareto, terlihat baha problem terbesar terjadi pada stasiun kerja 4. Sedangkan dengan menggunakan diagram fishbone teriihat bahwa penyimpangan terjadi menyangkut pada lima fakior yaitu tentang cara kerja (method, mamusia (man), lingkungan (environment), alat (machine) dan bahan (material). Berdasarkan hal tersebut diatas kemudian ditentukan variabel-variabel yang mempengaruhi proses kerja tersebut untuk diteliti, yaitu 'penyimpangan waktu' tentang besarnya penyimpangan yang terjadi dimana toleransinya adalah 25% dan jumlah kejadian tentang 'cacat komponen' dan 'komponen kurang' dengan toleransi 2% Kemudian dilakukan pengujian terhadap data yg telah terkumpul hingga seragam dan cukup, untuk kemudian dilanjutkan dengan mencari waktu baku tiap proses kerja, dilanjutkan dengan menghitung tingkat produktivitas dan Index produktivitas tiap-tiap bulan mulai dari Maret hingga Junl 2005. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan diagram pareto, ratio penyimpangan terbesar yaitu 300%, sedangkan dari fishbone diagram, masalah pada faktor 'cara kerja' adalah lama dalam mencari peralatan kerja, 'manusia' yaitu operator tidak disiplin, 'lingkungan' yaitu ruang gerak terlalu luas, dan minimnya persediaan serta komponen tidak sesuai spesifikasi ada pada faktor 'bahan' pada stasiun kerja 4. Dari hasil perhitungan didapat waktu baku proses pada stasiun kerja 4 adalah 350,26 menit, 303,34 menit, 248,22 menit dan 199.88 menit untuk bulan Maret, April, Mei dan Juni tahun 2005. Sedangkan dari proses OMAX tingkat produktivitas pada bulan-bulan tersebut adalah 590%, 510%, 535% dan 640 %. Berdasarkan hasil OMAX Index Produktivitas pada stasiun kerja teriihat adanya peningkatan tiap bulan diukur dari bulan sebelumnya sebesar 97%, 70%, 78% dan 113% untuk bulan Maret, April, Mei dan Juni. Hal ini dapat terjadi dengan melakukan penyempurnaan dan perbaikan khususnya tentang 'tataletak' yang tidak terlalu berjauhan, 'kondisi peralatan' siap pakai', berkurangnya kejadian 'cacat komponen' dan komponen kurang dengan memperbaiki System Quality Control dan system pemesanan serta penyimpanan, yang mana hal ini harus terus diperhatikan secara konsisten agar perbaikan waktu kerja dapat terus terjadi hingga mencapai tujuan yang telah ditetapkan, bahkan bisa lebih baik. 
Institution Info

Universitas Darma Persada