Abstract :
PT X merupakan perusahaan yang beroperasi dalam pembuatan
suku cadang kendaraan seperti busi, filter, pendingin
udara dan
sebagainya. Perusahaan dirasakan perlu melakukan suatu perencanaan
produksi yang optimal dengan melihat sumber daya yang terdapat dalam
perusahaan, agar dapat terus bertahan dan berkembang didalam iklim
persaingan yang sangat ketat.
Perencanaan produksi menggunakan beberapa metode yang
mendukung untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Metode yang
digunakan dalam memproyeksikan perencanaan penjualan yaitu metode
peramalan, metode peramalan yang dipakai adalah metode Konstan,
metode Moving Average dan Metode Exponential Smoothing. Untuk
perencanaan produksi dengan metode Program Linier menggunakan
bantuan software QS versi 3.0 yang optimal dengan minimasi biaya
produksi jam normal dan jam lembur, biaya penambahan dan
pengurangan tenaga kerja serta biaya persediaan. Kendala-kendala yang
digunakan adalah kapasitas produksi jam normal dan jam lembur,
kenaikan dan penurunan laju produksi serta persediaan
Langkah-langkah yang dilakukan untuk merencanakan produksi
yang optimal adalah melakukan peramalan permintaan dan didapat
metode Moving average sebagai MSE terkecil, selanjutnya melakukan
perencanaan produksi dengan metode program linier dengan bantuan
software QS versi 3.0, kemudian dari hasil perencanaan produksi terse but
dapat dilakukan perencanaan jam buruh dan selanjutnya melakukan
perencanaan keuangan.
Perencanaan produksi berdasarkan program linier dengan
bantuan software QS versi 3.0 menyimpulkan bahwa perencanaan
produksi jam normal pada bulan juni Untuk bulan Juni tipe busi
WIAEXR-U pada jam normal sebesar 7980 unit, produksi jam lembur 173
unit
dan kenaikan produksi jan normal sebesar 760 unit. Perencanaan
Sumber Daya pada Jam buruh untuk bulan Juni diketahui jam actual yang
dibutuhkan pada stasiun kerja Housing adalah 30I jam, Lower Ring 116
jam, Washer Ring I2I jam, Talc Ring I45 jam, Upper Ring 116 jam,
Gasket Ring II8 jam, Cap 49 jam dan Assembling 170 jam.Perencanaan
keuangan pada bulan Juni dapat diketahui biaya penjualan
Rp156.999.221, pendapatan yang akan diperoleh Rp 215.873.966,28 dan
keuntungan yang akan diraih perusahaan sebesar Rp 58,874.745,73.