Abstract :
Library Traffic Metro TV merupakan perpustakaan khusus di
Metro TV yang mengoleksi kaset audio visual. Selain untuk membantu
proses on air, juga digunakan oleh perusahaan maupun pihak lain sebagai
materi dokumentasi, seperti copy tayang. Namun masih ada masalah
yang dikeluhkan user dan pengelola library diantaranya keterlambatan
dalam memenuhi permintaan user dan keterbatasan jumlah alat transfer
audio visual.
Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik, Library traffic perlu
memperbaiki kualitas pe/ayanan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk
memperbaiki kualitas pelayanan di Library Traffic dengan menggunakan
metode Quality Function Deployment (QFD) untuk merumuskan strategi
peningkatan kualitas pelayanan library dengan mengidentifikasi kebutuhan
dan keinginan pelanggan sebagai acuan perbaikan
Hasil penelitian pendahuluan, diperoleh 1 B atribut untuk ditanyakan
kepada para user seberapa besar tingkat kepentingannya, dan juga
seberapa besar tingkat kepuasannya. Masing-masing jawaban responden
kemudian dianalisis menggunakan skala Likert. Atribut yang memiliki
tingkat performance dibawah rata-rata, tetapi tingkat kepentingannya
tinggi sehingga perlu ditingkatkan lagi pelayanannya adalah lokasi library
traffic, kelengkapan fasilitas library, dan waktu pelayanan 24 jam. Atribut
yang menjadi kekuatan library Metro TV karena saat ini memiliki
performance dan importance yang tinggi adalah Kebersihan dan
kenyamanan ruang tunggu library, keramahtamahan petugas layanan,
ketepatan dalam menemukan dokumen yang diminta, kelengkapan
koleksi yang tersedia, ketepatan order selesai, kecepatan waktu
pelayanan, katalog mudah dioperasikan user, kelengkapan jenis koleksi
audio visual, dan katalog bisa diakses disemua komputer user. Semua
atribut ini harus terus-menerus dipertahankan pelayanannya.
Atribut yang memiliki performance dan importance relatif rendah.
perlu diperhatikan dan dikelola dengan sangat serius, karena
ketidakpuasan pelanggan kerapkali berawal dari variabel-variabel ini
Atribut-atribut tersebut adalah tersedianya kotak saran/kritik, dan jumlah
petugas di meja pelayanan. Sementara atribut yang memiliki performance
(kepuasan) sangat baik, namun sebenarnya variabel ini memiliki tingkat
kepentingan (importance) yang tidak begitu penting. Adalah kerapihan
petugas pelayanan, menerapkan sistem pelayanan first come first served,
dan mempersingkat proses copy tayang.
Usulan perbaikan yang dapat diajukan adalah memindahkan lokasi
library ke ruang yang lebih dekat dengan ruang kerja para user umumnya.
Meskipun demikian, jarak tidak menjadi hambatan jika sistem akses
katalog sudah dapat dimaksimalkan oleh para user mela/ui komputer
masing-masing. Selain itu, untuk memberi pelayanan yang lebih cepat,
library memerlukan perangkat teknologi tambahan terutama a/at-a/at
transfer audio visual. Pelayanan selama 24 jam juga perlu dikembangkan