Abstract :
Perusahaan selalu memiliki permasalahan di bidang produksi
terutama yang berkaitan dengan perencanaan persediaan bahan
bau. Masalah yang dihadapi adalah keterlambatan dari pengadaan
Dahan baku, Inefisien dalam pengeluaran biaya pembelian. Karena
dongan tidak tersedianya salah satu bahan baku saja maka kondisi
ini akan menghambat jalannya proses produksi.
Agar diperoleh rencana persediaan bahan baku yang baik,
maka terlebih dahulu yang harus dibuat adalah menganalisa
kecenderungan prilaku data penjualan pada masa lalu untuk
mengupayakan peramalan penjualan dimasa yang akan datang.
Kemudian dilakukan prioritas pengendalian bahan baku dengan
diagram Pareto dalam kelas A, B dan C. Kelas A mendapatkan
perhatian yang maksimal dikarenakan harga bahan baku yang mahal, tetapi tidak tertutup kemungkinan untuk memperhatikan kelas B dan C.
Dalam perhitungan peramalan yang digunakan ada 5 metode
peramalan, yaitu Konstan, Linier, Kuadratik, Rata-Rata Bergerak,
Pemulusan Eksponensial. Dari kelirna metode tersebut ternyata
metode pemulusan eksponensial mempunyai tingkat kesalahan yang
terkecil yaitu 701247326.3. jumlah pemesanan yang optimal hanya
dilakukan pada kelas A, yang mana menggunakan metode Quantity
Discount, dimana jumlah yang diambil adalah pada batasan
potongan harga, karena diketahui memberikan total biaya yang
terkecil.