Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh dari efisiensi
aset dan kebijakan hutang terhadap nilai perusahaan dengan kebijakan hutang
sebagai variabel inteverning pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa
Efek Indonesia periode 2018-2021. Metode sampel ini menggunakan metode
purposive sampling dengan jumlah sampel 336 terdiri dari 84 perusahaan
manufaktur. Teknik analisis menggunakan regresi linier berganda yang dikelola
melalui software SPSS 25. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi
aset tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, sedangkan kebijakan hutang
berpengaruh terhadap kebijakan dividen. Efisiensi aset dan kebijakan hutang
berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen tidak
berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Efisiensi aset dan kebijakan hutang
berpengaruh terhadap nilai perusahaan tidak melalui kebijakan dividen.