Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Mochamad Erlangga, Abimanyu
Subject
658.8 Marketing, Management of Distribution/Marketing, Manajemen Distribusi
Datestamp
2024-06-13 07:16:40
Abstract :
PT.Sari Coffee Indonesia adaiah perusahaan yang bergerak dalam
industri ritel Food and Beverages khususnya minuman yang berbasis kopi.
Perusahaan yang memegang hak lisensi brand dari Starbucks Coffee
International asal Amerika ini dalam melakukan strategi pemasarannya
perusahaan selalu melakukan inovasi -- inovasi dari segala segi pelaku
industri seperti mutu produk, po/a pemasaran, promosi sampai dengan
tingkat pe/ayanan. Kecepatan serta ketepatan waktu pelayanan tanpa
mengurangi kualitas produk itu sendiri menjadi suatu parameter terhadap
performa perusahaan. Aplikasi sejenis dari kartu kanban yang dimiliki oleh
perusahaan ini yang dikenal dengan marking card sangat membantu
perusahaan dalam meminimalisir delay pada waktu pelayanan serta
mengetahui berapa banyak komposisi material yang keluar untuk kemudian
dijadikan dasar perencanaan kebutuhan material dimasa yang akan datang.
utuhan marking card pada produk Frappucino adalah metode konstan,
single eksponensial smoothing dengan a=0,5 dan moving average dengan
M=3, sedangkan untuk perencanaan kebuiuhan material dimasa datang
penulis menggunakan metode MRP (Material Requirements Planning)
Metode yang digunakan dalam melakukan analisis peramalan j
u
Berdasarkan hasil pengolahan data yang telah dilakukan terhadap
produk yang paling sering dipesan yaitu Frappucino Blended Beverages,
Starbucks Coffee membutuhkan marking card sebanyak 11 kartu untuk item
BBCB, 11 kartu untuk item Premix, 11 kartu untuk item CRS, 11 kartu untuk
item CRL, 12 kartu untuk item JC dan 11 kartu untuk item UBB. Sedangkan
hasil dari peramalan kebutahan material dengan MRP didapat order quantity
untuk item BBCB sebanyak 180, item Premix sebanyak 155, item CRS
sebanyak 380, item CRL sebanyak 150, item JC sebanyak 350 dan item UBB
sebanyak 160.
Implementasi dari marking card ini sangat berpengaruh dalam kinerja
lini produksi beverages di Starbucks Coffee Indonesia. Alat ini membantu
perusahaan dalam meningkatkan kinerjanya dari segi kualitas pelayanan
terutama dalam meminimalisir kemungkinan terjadinya delay (hambatan)
pada waktu pelayanan serta memberikan informasi kepada perencana
material tentang berapa banyak inventori yang keluar serta berapa banyak
kebutuhan material yang akan diorder untuk yang akan datang