Abstract :
PT Herlina lndah merupakan suatu perusahaan yang bergerak
dibidang customer care yang memproduksi Soffell, dimana untuk dapat
mengatasi persaingan yang ketat diantara industri customer care,
perusahaan melakukan pengendalian kualitas. Permasalahan yang
dihadapi perusahaan adalah dibidang kualitas produk dengan adanya
cacat bocor pada seal tube sebesar 5.17% pada soffe/1 tube bunga
geranium lokal 50gr, dimana bocor pada seal dapat merugi
k
an konsumen.
Cacat bocor pada seal tube teJjadi karena kurang optimalnya proses
heater pada mesin Poly Tube Filling & Sealing MIC dan akan diusulkan
perbaikan menggunakan metode Taguchi.
Untuk mengatasi permasalahan diatas, dalam penelitian ini
di
akukan diagram pareto, brainstorming, pengendalian data dengan peta kendali atribut U, diagram sebab akibat dan penerapan metode Taguchi.
Langkah-langkah tersebut digunakan untuk menentukan faktor-faktor dan
tingkat perlakuan faktor yang siglnifikan berpengaruh terhadap cacat
produk, sehingga masalah menjadi selesai atau optimal.
Langkah awal dalam pemecahan masalah diatas dimulai dengan
menentukan mesin Poly Tube Filling & Sealing MIC sebagai faktor yang
paling berpengaruh terhadap adanya cacat bocor pada seal tube dan
faktor-faktor yang berpengaruh secara signifikan dan dapat dikendali
an
adalah faktor pada Pemanasan (faktor A) dan faktor pada Tekanan Angin
(faktor B), berdasarkan brainstorming dan fishbone diagram. Kemudian
dilakukan parameter design dengan menentukan tingkat perlakuan mesin
yang akan dilakukan pada percobaan, menghitung derajat kebebasan
(Dot), memilik gunakan
dalam penelitian. Kemudian dilakukan Analisa Varians (ANOVA),
didapatkan presentase kontribusi unuk faktor A sebesar 0.356%, faktor B
sebesar 0.091% dan faktor AB sebesar 3.186%. Strategi poolinih orthogonal array (OA) sesuai dengan yang akan digg Up
dilakukan pada faktor AxB, dimana F-Ratio faktor AB lebih besar
dibandingkan F-Ratio Error (1). Test F-Ratio menunjukan bahwa faktor
AxB sangat mempunyai pengaruh secara nyata terhadap adanya cacat
pada seal tube, ditunjukan dengan besarnya nilai F-Hitung (6.482)
dibanding dengan nilai F-Tabel (3.89), yang berarti bahwa setting Heater
dan Air Pressure mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap
karakteristi kualitas soffell tube lokal.
Hasil adalah didapatkan setting parameter mesin
Poly Tube Filling & Sealing MIC yang optimal dengan karakteristik kualitas
smaller the better, yaitu setting pemanasan sebesar 350C dan setting
tekanan angin sebesar 4Bar. Hasil dari penerapan setting optimal tersebut
diperoleh proporsi cacat yang lebih kecil dibanding setting awal yaitu dari
10.23% menjadi 1.25%.