Abstract :
Penelitian ini membahas mengenai dampak permasalahan lingkungan dari
jidouhanbaiki di Jepang dan upaya mengatasinya. Tujuan dari penelitian ini untuk
mengetahui apakah ada dampak permasalahan lingkungan dari perkembangan
jidouhanbaiki di Jepang dan bagaimana upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak
seperti asosiasi jidouhanbaiki, perusahaan jidouhanbaiki, dan pemerintah untuk
mengatasi masalah lingkungan tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis deskriptif melalui pendekatan kualitatif. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan penulis adalah studi kepustakaan dengan
memperoleh data dari buku, jurnal, internet, artikel bahasa Jepang, dan berita yang
mendeskripsikan tentang jidouhanbaiki di Jepang. Teori yang digunakan dalam
penelitian ini adalah teknologi, jidouhanbaiki, masalah lingkungan, daur ulang,
hemat energi, dan pemanasan global. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dari
perkembangan jidouhanbaiki di Jepang terdapat masalah lingkungan yang
ditimbulkan yaitu konsumsi daya yang besar, pemanasan global dari bahan
pendingin jidouhanbaiki, dan peningkatan limbah botol PET yang menjadikan
Jepang menjadi salah satu negara teratas dalam konsumsi per kapita yang tinggi
yaitu rata-rata masyarakat Jepang membeli 183 botol PET per tahun. Japan Vending
System Manufacturers Association, Japan Soft Drink Association, perusahaan
Suntory, perusahaan DyDo DRINCO hingga pemerintah pusat dan daerah
melakukan berbagai upaya untuk mengatasi masalah lingkungan tersebut dengan
cara daur ulang botol PET, tindakan penghematan energi dalam mengurangi
konsumsi energi secara signifikan menggunakan teknologi dan melakukan
perubahan refrigeran (bahan pendingin) yang lebih ramah lingkungan untuk
melindungi lapisan ozon dan mencegah pemanasan global.