Abstract :
PT [ndomobil Suzuki Internasional adalah perusahaan yang bergerak di bidang
industri, produksi, perakitan dan distribusi komponen mobil dan sepeda motor merk
Suzuki yang sedang mengalami pemurunan yang disebabkan oleh menurunya
prestasi kerja karyawan, kemungkinan hal ini karena kurangnya pemberian insentif
dan pelaksanaan pelatihan yang dapat menimbulkan kurangnya prestasi kerja
karyawan yang dapat merugikan perusahaan.
Dalam penelitian ini instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang diharapkan
dapat mengidentifikasi pengaruh faktor pemberian insentif dan pelaksanaan
pelatihan terhadap peningkatan prestasi kerja dengan menggunakan metode analisis
faktor dan menganalisis pengaruh faktor tersebut terhadap prestasi kerja dengan
metode analisis regresi berganda. Adapun varibel adalah insentif, pelatihan sebagai
variabel bebas dan prestasi kerja karyawan sebagai variable bebas.
Dari pengolahan data dan analisis yang dilakukan, maka dapat diperoleh hasil
sebagai berikut:
Berdasarkan pengujian validitas dan reabilitas maka dapat disimpulkan bahwa
sebanyak 20 item untuk variable terikat semuanya valid, dan dari 40 item variable
bebas semua nya valid.
Berdasarkan analisis factor dari 60 item dapat dikelompokan menjadi 15 faktor clan
dari I5 faktor prestasi kerja tersebut diperoleh
faktor prestasi kerja dominan
antara lain : TP3, TPI, JBA ,MP4, MPI, HKI, HK2 , JBI, MP2, KK4, TP2,
MK2, MK4,TE4, MK.
I
Berdasarkan analisis regresi berganda maka hubungan antara insentif (X) dan
Pelatihan (X2 ) dengan prestasi kerja karyawan (Y) pada PT Indomobil Suzuki
Jnternasional dinyatakan dalam persamaan :
=
+
0,358 X-0,583 X2
Berdasarkan persamaan diatas bahwa variable insentif (Y ) secara bersama
8,059
sama dengan variable pelatihan (X ) berpengaruh signifikan terhadap ( prestasi
kerja)