DETAIL DOCUMENT
Analisis Sistem Antrian Pada Proses Produksi Pembuatan Bedak Dengan Menggunkan Software Arena 10.0 Di PT X
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Andhika, AI-Farisi
Subject
658.5 Management of Production/Manajemen Produksi 
Datestamp
2023-09-25 07:40:10 
Abstract :
PT X adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi mi Bedak diproduksi secara kontinu meningat konsumen yang berminat untuk menggunakan bedak tersebut semakin meningkat. Dalam proses produksi bedak digunakan daam proses produksi bedak tersebut mengambil sistem dengan cara FIFO (First In First Out) dimana produk yang lebih dahulu masuk akan diselaikan pertama kali sesuai dengan urutannya.pada sistem antrian yang telah diterapkan saat ini dilakukan simulasi dengan menggunakan Arena 10.0 dimana hasil lakukan secara berurutan, artinya sistem antrian yang di simulasi akan diolah kemudian akan menghasil kan alternatif­ altematif yang dapat mengatasi permasalah antrian yang terjadi pada proses produksi bedak. Data yang telah dikumpulkan kemudian diolah untuk melihat dimana antrian sebenarnya terjadi. Hasil perhitungan menyimpulkan bahwa antrian terjadi pada stasiun pemeriksaan Talcum, pemeriksaan lrg dan mesin Inkjet Printer. Pada kondisi awal, rata-rata antrian terjadi pada pemeriksaan Talcum sebanyak 3 unit dengan waktu rata-rata 1.4 menit, lrg 12 unit dengan waktu rata-rata 4.2 menit dan mesin Inkjet Printer sebanyak 4 unit dengan waktu rata-rata 4.2 menit. Dengan simulasi yang telah dilakukan maka dapat terlihat pada stasiun kerja tersebut terjadi antrian dalam proses produksinya. Setelah dilakukan penelitian ditemukan 3 altematif untuk menyelesaikan antrian pada proses produksi bedak. Adapun altematif yang dipilih untuk menyelesaikan masalah antrian adalah dengan menurunkan waktu pengerjaan pada stasiun pemeriksaan Talcum dari BETA (1.78, 1.42) menjadi BETA (1.1, 1), lrg dari TR/A (4.5 10, 14.5) menjadi TRIA (3, 7, 11), Sod bicar dari BETA (1.62, 1.17) menjadi BETA (1.52, 1.07) dan Mesin Mixing Filling dari BETA (1.74, 1.11) menjadi BETA (1.65, 1.05) pada uji sensitivitas yang di akukan. Alternatif tersebut dipilih karena dengan menurunkan waktu pengerjaan pada stasiun-stasiun kerja tersebut terbukti dapat menghilangkan jumlah antrian yang terjadi pada proses produksi bedak. 
Institution Info

Universitas Darma Persada