Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Dion, Octavianus
Subject
658.82 Sales Promotion/Promosi Pemasaran, Promosi Penjualan
Datestamp
2023-09-26 03:45:09
Abstract :
Setiap upaya bisnis akan sampai pada hal yang disebut bottom line, atau profit.
Bagaimana perusahaan dapat menghasilkan keuntungan, singkat kata adalah bila
perusahaan dapat memberikan "Kualitas" kepada pelanggannya, kualitas dalam arti yang
lebih spesifik adalah memenuhi keinginan pelanggan. Kualitas yang dimaksud pelanggan
tidak dapat dengan mudah diterjemahkan dalam proses membuat produk maupun jasa
pelayanan. Perusahaan seat ini sedang menghcdapi masalah servis purna jual
performance yang menurun. Ditambah dengan kompetisi pasar yang semakin ketat.
Dalam perkembangan ilmu manajemen yang pesat. Telah ditemukan suatu metodologi
yang disebut Quality Function Deployment serta dilengkapi dengan Kano model.
Manajemen tools ini digunakan oleh perusahaan untuk dapat secara terukur mengarai
keinginan pelanggan yang bersifat kualitatif kedalam turunan sub sistem level yang lebih
rendah dan bersifat kuatitatif, sampai kepada tingkat proses paling dasar dengan suatu
hubungan sebab akibat yang logis terstruktur dan mewakili kompetensi dari seluruh
perangkat perusahaan. Metode ini juga disertai uji statistik data untuk validitasnya.
Dari permasalahan tersebut dilakukanlah suatu pengembangan purna jual dengan
memanfatkan metode tools QFD dengan memformulasikan seluruh kegiatan pencarian
data keinginan pelanggan, matrikulasi Kano model dan QFD sampai ditemukan suatu
rangkaian tentang apa yang dibutuhkan perusahaan untuk lebh dapat menjawab
kebutuhan pelanggan. Sera diperkuat dengan hasil dart uji statistik.
Pada akhirnya QFD dapat menemukan parameter dan analisa tentang apa yang harus
dilakukan perusahaan dalam mengelola bisnis mereka melalui pareto score dari masing
masing tahapan QFD. Pareto score tersebut menccrminkan prioritas yang ada
berdasarkan pengolahan matrik, dan dapat dipakai untuk membangun kebijakan
menyeluruh dalam bisnis yang digali dari semua kompetensi perusahaan yang ada.
Disamping itu secara tidak langsung perusahaan akan dapat menemukan variabel utama
yang terpenting dalam mengimplementasikan QFD sebagai management tools. Didukung
data yang faktual dan uji data yang akurat, niscaya perusahaan dapat engandalkan QFD
sebagai salah satu tools unggul untuk berkompetisi di pasar.