Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Hidajat, Firdaus
Subject
657.45 Auditing/Audit Keuangan, Pemeriksaan Keuangan
Datestamp
2023-09-26 04:52:46
Abstract :
PT. Honoris
Industry Divisi Kamera telah melakukan konsolidasi dan
pembenahan kedalam dengan mengadopsi dan melengkapi sistem manajemen
mutunya dengan sistem manejemen mutu ISO 9002. Dengan upaya ini perusahaan
bermaksud agar berbagai macam/bentuk keborosan atau
inefisiensi yang
merupakan penyakit kanker bagi perusahaan dapat segera dihapuskan, sehingga
memungkinkan perusahaan untuk lebih siap menghadapi persaingan yang semakin
tinggi. Konsep ISO 9000 intinya adalah berusaha membuat dokumentasi/manual
tentang standarisasi jaminan kualitas yang berkaitan dengan setiap mata rantai
kegiatan bisnis dan komponen-komponennya.
Induk dari seluruh manual yang ada dan menjadi acuan atau standar dalam
melaksanakan ISO 9002 adalah Petunjuk Kualitas (Quality Manual) dan Petunjuk
Prosedur (Quality Procedure). Penelitian pada PT. Honoris Industry yang ditulis disini
adalah melihat apakah mereka melaksanakan apa yang telah didokumenkan pada
kedua petunjuk tersebut sesuai atau tidak. Penelitian ini lebih dikenal dengan audit
sistem mutu. Selanjutnya adalah mengevaluasi apakah perlu peningkatan atau
perbaikan dalam memenuhi sasaran mutu yang telah ditentukan. Sasaran mutu
yang dimaksudkan adalah nilai acceptance ratio yang telah ditetapkan oleh
manajemen puncak dalam memacu kemampuan proses. Penelitian lain adalah
penulis mengumpulkan juga
informasi faktual tentang pelaksanaan sistem
manajemen mutu berdasarkan ISO 9002 di lantai operasional. Dengan demikian
penelitian dapat melihat seberapa jauh kesesuaian pelaksanaan ISO 9002 serta
kemampuan mencapai nilai acceptance ratio yang telah ditentukan PT. Honoris
Industry Divisi Kamera sekaligus bagaimana keadaan
lantai operasional yang
menjalankannya.
Audit dituangkan dalam lembaran berisi pertanyaan seputar kegiatan dari
aktualisasi petunjuk-petunjuk menuju mutu yang telah mereka dokumentasikan dan
harus dijawab oleh para penanggungjawab mutu dengan pantauan auditor tentang
benar-tidaknya jawaban. Kegiatan yang dimaksud adalah kegiatan bisnis dari
perusahaaan yaitu sales (penjualan), purchasing (pembelian), engineering (teknik),
produksi, packing (pengepakan), gudang, pengendalian mutu (QC), dan training
(pelatihan). Evaluasi sasaran mutu dilakukan dengan melihat sejauh mana nilai
acceptance ratio dapat dipenuhi oleh proses. Dengan menghitung nilai whole lots
acceptance ratio dan merata-ratakan nilai tersebut akan didapatkan nilai acceptance
ratio yang baru. Pengumpulan
informasi faktual dilakukan dengan melihat
pelaksanaan sistem ISO 9002 di lantai operasional sehari-harinya.
Dari hasil audit ditemukan bahwa pT. Honoris Industry melaksanakan ISO
9002 dengan benar. Artinya semua kegiatan yang telah mereka dokumenkan dalam
Petunjuk Kualitas dan Petunjuk Prosedur sebagai rules (cara main) untuk mencapai
mutu dilaksanakan sesuai persyaratan. Hasil evaluasi terhadap sasaran mutu (nilai
acceptance ratio) mendapatkan bahwa 58,33% proses mampu melebihi nilai
acceptance ratio yang ditentukan dan 41,67% tidak mencapai nilai acceptance ratio
tersebut. Ditemukan nilai acceptance ratio baru untuk periode satu tahun mendatang
sebesar 96,28%. Dari nilai baru ini dapat dilihat peningkatan sebesar 1,28% dari nilai
acceptance ratio
lama yaitu 95%.
Informasi tentang bagaimana pelaksana
menjalankan sistem ISO 9002 menunjukkan adanya hal-hal yang perlu mendapat
lebih banyak perhatian pihak manajemen khususnya dalam hal pelatihan, perlakuan
pengendalian lebih intensif dan pengaturan metode kerja secara umum.