Abstract :
Persaingan yang begitu ketat antar perusahaan industri mendorong setiap
manajemen perusahaan untuk lebih memperbaiki strategi dan rencana
produksi agar kelancaran aktivitas produksi dapat tercapai. Hal ini akan
membuat suatu perusahaan lebih baik lagi dalam pelayanannya kepada
konsumen dan lebih berkualitas dalam produksi.
Pt "X sebagai salah satu industri transformator dan memproduksi cubicle
dengan berbagai tipe seperti tipe IS, tipe PF, tipe TM dan sebagainya perlu
melakukan suatu perencanaan produksi yang optimal dan perencanaan
kebutuhan material serta perencanaan kebutuhan kapasitas dengan
mempertimbangkan kapasitas dan sumber daya yang tersedia dalam
perusahaan.
Dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis di perusahaan, rencana
produksi yang baik diperlukan untuk memperlancar produksi Adapun
metode yang dilakukan dalam perencanaan produksi adalah metode Trial
Error dimana dalam langkah - langkahnya terdapat tiga strategi
perencanaan yang akan dipilih salah satu berdasarkan jumlah persediaan
terkecil dan biaya persediaan terkecil. Perencanaan kebutuhan material juga
dilakukan agar pemesanan material tepat waktu. Perencanaan kebutuhan
kapasitas dilakukan dengan metode CRP agar terdapat keseimbangan
kapasitas di setiap pusat kerja.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa JIP untuk cubicle tipe IS pada periode
April 2001 sampai Februari 2002 adalah sebanyak 176 unit. Untuk
perencanaan produksi cubicle type IS, pada Level Strategy biaya
persediaan sebesarRp.58.725.000, Chase Strategy Rp.26.915.625 dan
Compromise Rp.23.816.250. Perencanaan kebutuhan material untuk
periode April 2001-Februari 2002 untuk komponen -- komponen cubicle
adalah 4794 unit. Sedangkan perencanaan kebutuhan kapasitas untuk
periode April 2001 -- Februari 2002 pada WC 1 adalah 73057 menit, pada
WC 2 adalah 50549 menit, dan pada WC 4 adalah 77067 menit.