DETAIL DOCUMENT
Analisis Penerapan Value Stream Mapping Untuk Efektifitas Waktu Pada Buffing Panel Piano Upright di PT. Yamaha Indonesia
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Ahmad, Yamin
Subject
658.7 Management of Supplies/Manajemen Persediaan 
Datestamp
2023-10-23 03:05:38 
Abstract :
PT. Yamaha Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi a/at musik Piano, yang dijual untuk tujuan pasar eksport maupun untuk tujuan pasar domestic (lokal). Adapun permasalahan yang diteliti pada perusahaan PT. Yamaha Indonesia adalah Analisis penerapan Value Stream Mapping untuk efektifitas waktu pada buffing panel part. Metode yang digunakan adalah memetakan elemen proses dengan menggunakan Value Stream Mapping kemudian dilakukan perhitungan waktu standar dengan mengambil data -- data waktu sik/us setiap e/emen operasi dan melakukan perhitungan efisiensi lintasan dengan bobot posisi dan menghitung waktu - waktu menganggur. Adapun langkah perusahaan dalam mengurangi inventori (stock) pada masing -- masing elemen proses yaitu dengan me/akukan perbaikan -- perbaikan (kaizen) berdasarkan analisa pada bagian - bagian yang diidentifikasi mengalami penumpukan inventory (stock) yang cuup besar yang bisa di lihat dari Value Stream Mapping waktu sekarang. Dari perbaikan - perbaikan (kaizen) tersebut penurunan Inventory (stock) pada masing - masing elemen proses menjadi menurun yang dikuti dengan penurunan lead time yang bisa dilihat dalam Value Stream Mapping masa depan. Dari perbaikan -- perbaikan (kaizen) yang dilakukan selain penurunan inventory (stock), pada perhitungan - perhitungan terhadap Total lead time juga mengalami penurunan dari 6. 89 Hari menjadi 2.08 Hari. Sedangkan dari perhitungan efisiensi lintasan pada keadaan awal diproleh sebesar 52.09% dengan waktu menganggur 107. 98 Men it. Dengan membuat precedence diagram, menentukan matrik bobot posisi, menentukan bobot posisi kemudian dilakukan pengurutan bobot posisi dari yang terbesar ke yang terkecil dipero/eh efisiensi lintasan sebesar 60.77% dengan waktu menganggur 75. 78 Menit. Penurunan efisiensi lintasan dari 52. 09% menjadi 60. 77% sebesar 8. 68% dimungkinkan karena adanya penyeimbangan lintasan dengan menggabungkan beberapa elemen proses keda/am satu stasiun kerja. 
Institution Info

Universitas Darma Persada