Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Haryatiningsih, Haryatiningsih
Subject
658.5 Management of Production/Manajemen Produksi
Datestamp
2023-10-23 04:00:46
Abstract :
Setiap perusahaan yang menyelenggarakan proses produksi akan
memerlukan persediaan bahan baku, baik itu perusahaan besar,
menengah maupun perusahaan kecil. Namun persoalan yang timbul
adalah berapa jumlall persediaan tersebut harus ada agar tidak terlalu
banyak modal yang terikat sebagai barang persediaan tetapi dapat
memenuhi kebutuhan produksi.
PT. X merupakan perusahaan yang bergerak di bidang fabrikasi
komponen. Prociuk yang akan dibahas adalah Capstan Motor Jenis SCV-
14A/Z-SP (Mobo Single) yaitu motor penggerak untuk pita video VHS. Didalam pembuatan produk ini bahan baku yang diperlukan sangat beragam baik itu menggunakan komponen lokal maupun komponen import, pada hal ini hanya komponen lokal yang akan dibahas.
Adapun metode Lot Size yang akan dibahas berdasarkan sistem
MRP selain yang diterapkan oleh PT. X, yaitu metode Fixed Quantity Lot Size, adalah metode Period Order Quantity (POQ) dan metode Lot For Lot
(LFL)
Hasil perhitungan untuk biaya yang ditimbulkan dari metode Fixed
Quantity Lot Size adalah Rp 880.344.729,95, dimana rincian biaya
tersebut adalah sebagai berikut:
- Biaya pembelian bahan baku
: Rp 874.942.525,00
- biaya pemesanan
: Rp 3.870.000,00
- biaya penyimpanan
:Rp 1.532.204,95
Sedangkan untuk metode Period Order Quantity biaya yang ditimbulkan
adalah sebesar Rp 828.059.765,901 dengan rincian:
- biaya pembelian bahan baku
: Rp 822.829.376,062
- biaya pemesanan
: Rp 2.070.000,00
- biaya penyimpanan
: Rp 3.160.389,839
Untuk metode Lot For Lot total biaya yang ditimbulkan adalah Rp
828. 780.115,216.dengan rincian biaya sebagai berikut :
- biaya pembelian bahan baku
: Rp 822.829.376,062
- biaya pemesanan
: Rp 5.330.000,00
- biaya penyimpanan
: Rp 620.739, 154
Dari hasil yang terlihat diketahui bahwa biaya yang timbul dengan menggunakan metode Period Order Quantity (POQ) lebih kecil dibandingkan dengan sistem pengolahan bahan baku lokal di PT. X,
metode Fixed Quantity Lot Size, saat ini sehingga jika PT. X menerapkan metode POQ pada sistem pengolahan bahan baku lokalnya dapat menghemat biaya yang akan dikeluarkan sebesar Rp 52.203.964,049 selama 10 periode medatang.