DETAIL DOCUMENT
Analisis Jumlah Mesin Dan Rancangan Tata Letak Pabrik Untuk Kabel Tegangan Rendah Aluminium Tipe NF2X 2X10 mm Di PT. X
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Intan, Nurcahya
Subject
658.5 Management of Production/Manajemen Produksi 
Datestamp
2023-10-23 04:29:05 
Abstract :
PT. X merupakan industri yang memproduksi kabel, salah satunya adalah kabel Tegangan Rendah Aluminium Tipe NFA2X 2X10 mm. Ada beberapa masalah yang terjadi di ruang produksinya dimana jumlah mesln urang, letak mesin yang berjauhan untuk produksi satu tipe kabel sehingga memperlama waktu pemindahan bahan atau produk setengan jadl dan jumlah jarak antar mesin dari awal proses sampai akhir proses = 267 m, aliran bahan yang kurang bail dimana banyak ada 7 gerak mundur ("back tracking"). Oleh arena kondisi dan masalah yang terjadi di PT. ini maka diperlukan suatu analisa dan usulan rancangan sebagai suatu saran perbaikan. Analisa dimulai dari menghitung jumlah mesin, apakah jumlah mesin sudah cukup atau belum sesuai dengan kapasitas produksinya selama 1 periode tertentu. Jika ada penambahan mesin langkah selanjutnya adalah mengatur tataletak mesin-mesin untuk masing-masing prosesnya dengan menggunakan perhitungan momen Peta Dari-Ke ("From To Chart") berdasarkan urutan letak mesin. Kemudian tataletak mesin untuk masing perkelompok proses digabungkan menjadi tataletak keseluruhan. ·Rancangan tataletak mesin keseluruhan dibuat berdasarkan jumlah momen yang terkecil yang didapat dari perhitungan momen Peta Dari-Ke ("From To Chart") usulan-usulan rancangan lay out berdasaran jarak antar mesin. Setelah dilakukan analisa ada beberapa hal diperoleh y~itu : kapasitas mesin Stranding paling kecil dibandingkan dengan kapasitas mesin-mesin lainnya, ada penambahan mesin untuk proses Stranding dan Cabling, tataletak mesin diatur sesuai dengan urutan prosesnya sehingga hanya ada dua langkah mundur ("back tracking") dan aliran bahan menjadi teratur dan jarak antar mesin bertambah pendek, yaitu 188 m. Tidak ada aliran bahan yang melewati lorong yang sama sehingga tidak ada pertemuan aliran bahan. Besarnya effisiensi yang diperoleh dari perubahan dan perancangan lay out= 78,57 % 
Institution Info

Universitas Darma Persada