Abstract :
Setiap perusahaan hakikatnya merupakan organisasi yang meniti kegiatan rutinnya bagi
kepentingan semua stakeholders, seperti : pemegang saham, kreditur, karyawan,
pemerintah dan pelanggan. Kendati untuk menja/ankan perusahaan ditemui berbagai
kompleksitas, yang pasti semuanya membutuhkan perencanaan strategi agar "entitas"
bisa tetap eksis dan bahkan unggul dalam persaingan. da/am hal ini tampak kita lihat di
perusahaan PT. TUFFINDO RA YA yang bergerak dalam bidang penyemprotan cairan
anti karat telah berproduksi selama 30 tahun lebih, maka perusahaan ingin meneruskan
rasa kepercayaan para stakeholders.
Untuk meningkatkan daya saing perusahaan dapat menggunakan salah satu metode,
salah satu metode tersebut adalah dengan menganalisis strategi bisnis perusahaan.
Penelitian ini berjudul Analisis strategi bisnis menggunakan balanced scorecard untuk
mengukur kinerja perusahaan di
PT. TUFFINDO RAY A. Studi kasus dalam menganalisa
kinerja perusahaan dengan menggunakan pendekatan balanced scorecard, dengan
tujuan Mengetahui kinerja perusahaan dilihat dari prespektif financial, pelanggan, proses
bisnis internal serta pembe/ajaran dan pertumbuhan berdasaran balanced scorecard,
serta mengetahui rencana strategi bisnis perusahaan apa sudah mencapai target yang
diinginkan oleh perusahaan.
Langkah-langkah yang digunakan dalam peneltian ini
adalah dengan menggunakan cara
survey langsung keperusahaan, sementara jenis penelitian ini adalah penelitian
deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan adalah penelitian, kuisioner,
wawancara dan studi pustaka. Objek serta data yang dibutuhkan pada penelitian ini
adalah pelanggan yang menggunakan jasa PT. TUFFINDO RAY A, data keuangan yang
diukur adalah dari tahun 2011-2013. Selanjutnya setelah mendapatkan data-data
kemudian mengukur kinerja perusahaan dilihat dari 4 prespektif yaitu : prespektif
financial, pelanggan, proses bisnis internal, sert a pembelajaran dan pertumbuhan
dengan menggunakan metode balanced scorecard yang selanjutnya dianalisis. Pada
prespektif financial yang dihitung adalah ROI (Return On Investment}, ROE (Return On
Equity), Profit margin, Tingkat perputaran piutang dan tingkat perputaran aktiva.
kemudian pada prespektif pelanggan menggunakan kuisioner untuk mengukur kepuasan
pelanggan. Selanjutnya pada proses bisnis internal mencari hal-hal yang dibutuhkan oleh
pelanggan. Serta pada proses pembelajaran dan pertumbuhan untuk mengukur retensi
pekerja dihitung dari presentase keluamya pekerja dalam tiga tahun, dan menghitung
produktifitas peerja dalam tiga tahun.
Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa pada prespektif financial
memiliki nilai rata-rata ROI sebesar 47,86%,sedangkan nilai rata-rata ROE sebesar
2541,09%, kemudian profit margin mengalami kenaikan pada tiap tahunnya, kemudian
hasil rata-rata pengumpulan piutang selama 152 hari dan nilai perputaran aktiva selama
3 tahun sebesar 1,90 x. Selanjutnya pada prespektif pelanggan di dapatkan hasil yang
valid dari kuisioner kepuasan pelanggan yang terdiri dari 15 pertanyaan. Kemudian pada
prespektif proses bisnis internal perusahaan telah memenuhi apa yang di butuhkan oleh
pelanggan untuk meningkatkan usahanya. Dan kemudian pada prespektif pembelajaran
dan pertumbuhan perusahaan mendapatkan nilai retensitas pekerja yang meningkat dari
0,073% menjadi 0,012% sedangkan pada produktifitas pekerjanya perusahaan juga
mendpatkan peningkatan dari 3,68 menjadi 5,44.