Abstract :
Ruang kelas yang kosong dengan lampu dan pendingin ruangan yang menyala, adalah salah satu pemborosan dalam penggunaan energi listrik. Usaha yang bisa dilakukan untuk menghemat konsumsi energi listrik adalah dengan mengontrol intensitas cahaya dan mengontrol penggunaan pendingin ruangan (AC) pada ruangan dengan memperhitungkan ada dan tidak adanya orang di dalamnya. Maka perlu dirancang sistem pengaturan pencahayaan dan pendinginan pada ruang kelas supaya bisa menghemat konsumsi energi listrik dengan cara mengontrol tingkat pencahayaan dan pendinginan ruangan secara otomatis menyesuaikan dengan
kondisi cahaya dan jumlah orang yang ada dengan target tingkat penerangan dan pendinginan ruangan yang telah ditentukan. Maka dari itu dilakukanlah penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah kendali otomatis perangkat listrik pada ruang kelas dengan menggunakan metode sensing, monitoring, dan actuating yang berperan penting dalam mengontrol dan memonitor penggunaan listrik di suatu ruang kelas. Sistem ini dibangun dengan menggunakan metode Fuzzy dalam sebuah web dan prototypenya menggunakan Arduino Uno dan tiga buah sensor yaitu sensor suhu DHT-21, sensor ultrasonik HC-SR-04, dan sensor cahaya BH1750FVI. Selain sebagai controling, prototype ini berfungsi sebagai monitoring penggunaan perangkat listrik yang perlu diaktifkan atau tidak. Hasil riset ini diharapkan dapat mengurangi biaya tagihan listrik dan tercapainya penghematan dalam penggunaan listrik di ruang kelas.