Abstract :
PT. X adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembuatan pakaian.
Dalam usaha meningkatkan kapasitas produksi berdasarkan rencana produksi, maka
hal-hal yang perlu diperhatikan adalah apakah kapasitas yang ada cukup memadai
untuk memenuhi rencana produksi, altenatif apa saja yang akan digunakan untuk
meningkatkan kapasitas produksi apabila kapasitas yang ada tidak cukup memadai &
bagaimana memilih alternatif pemecahan masalah yang terbaik.
Untuk mengetahui kapasitas produksi yang ada dalam perusahcan, maka pada
penelitian ini dilakukan peramalan permintaan, perencanaan produksi, perhitungan
waktu baku untuk setiap operasi kerja dan perhitungan kapasitas produksi (kebutuhan
sumber daya wakuRRP). Melalui analisa teknik operasi kerja Badan Dibis (0-3)
merupakan operasi kerja yang menga/ami kekurangan kapasitas produksi. Dengan
menggunakan analisa tekik terdapar
alternatif pemecahan yaki : penambahan
jumlah me sin dan melakukan jam kerja lembur.
dua
Metode yang dipergunakan dalam pemilihan alternatif terbaik adalah metode
rasio manfaat-biaya (BCR). Metode rasio manfaat-biaya (BCR) ini mengukur rasio
antara besarya nilai manfaat yang diterima suatu alternatif dan besamya biaya yang
dikeluarkan untuk melakukan alternatif tersebut.
Berdasarkan analisa ekonomi dari kedua alternatif tersebut kemudian dipilih
alternatif yang mempunyai nilai ekonomi paling baik dengan kiteria BCR tertinggi.
Nilai BCR untuk menambah jumlah mesin adalah 1.229 sedangkan untuk jam lembur
1.233. Secara ekonomi kedua alternatif layak untuk dilaksanakan (BCR lebih besar dari
pada 1), tetapi altenatif terbaik adalah melakukan jam kerja lembur karena mempunyai
BCR yang paling besar.