Abstract :
PT. X. adalah perusahaan yang bergerak dibidang komponen
industri otomotif. Produk yang dihasilkan yaitu Kopling (Clutch).
Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis kopling, kecuali merk
Toyota. Produk kopling yang dihasilkan terdiri dari 3 jenis, yaitu :
? Clutch Cover. (C.C.)
? Clutch Disc. (C.D.)
? Release Lever (R.L.)
Saat ini, PT. X. lebih memfokuskan pada produksi jenis C.C. dan
C.D., sedangkan untuk jenis R.L saat ini jumlah permintaanya sedang
menurun. Perusahaan ini berproduksi sesuai dengan pesanan (Job
Order) dan Kebutuhan agen tunggal (After Market).
Permasalahan yang dihadapi adalah tidak meratanya pembebanan
kerja pada lintasan perakitan Clutch Cover (C.C.) di setiap stasiun kerja.
Dengan demikian perusahaan menginginkan kenaikan efisiensi kerja
dengan catatan, target produksi tetap tercapai.
Pemecahan permasalahan yang diusulkan pada tugas akhir ini
adalah, menganalisa keseimbangan lintasan perakitan C.C. dengan
metode Ranked Positional Weight, dan mempelajari produk kopling
secara deskriptif serta mempelajari pembuatan C.C. scbagai suatu sistem
perakitan dari sisi input, proses, output. Seh:ingga dari hasil analisa
keseimbangan diatas, didapat suatu perbandingan output potensial
keadaan sekarang dan output potensial setelah perbaikan.
Metode R.P.W. dipilih sebagai metode yang digunakan untuk
menyelesaikan masalah keseimbangan lintasan, karena sesuai dengan
kriteria yang dikehendaki yaitu : meningkatkan efisiensi kerja dengan
meminimumkan Cycle Time, dimana jumlah stasiun kerja yang
diharapkan menjadi lebih optimal dengan mempertimbangkan kondisi
yang ad.a di pabrikasi. Metode ini pertama kali diperkenalkan oleh
Hegelson dan Birnie.
Dari hasil pengolahan data yang d:ilakukan
diperoleh hasil
sebagai berikut :
1. Sebelum dilakukan perbaikan keseimbangan lintasan terjadi waktu
menganggur sebesar 60,9 detik dan efisiensi lintasan sebesar 67,57 %
2. Setelah dilakukan perbaikan keseimbangan lintasan, terdapat
peningkatan efisiensi kerja menjadi 90,64 % dan penurunan waktu
menganggur menjadi 13,1 detik.