Abstract :
PT. X adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan komponen
komponen elektronika, salah satu komponen yang dihasilkan adalah Optical Pick
Up KRS 202A. Pada lintasan perakitan Flexi Assy terlihat adanya beban kerja
yang tidak seimbang antara stasiun kerja yang mengakibatkan waktu
menganggur cukup besar.
Untuk menyelesaikan masalah keseimbangan lintasan digunakan dua metode
yaitu LCR dan Kilbridge. Dari dua metod
e
itu dipilih metode yang terbaik yaitu:
Metode LCR. Dari hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil sebagai
berikut :
I. Sebelum dilakukan perbaikan keseimbangan lintasan terjadi waknu
menganggur sebesar 202,4 detik dan efisiensi sebesar 39,88%, keseimbangan
work station sebesar 59,5%.
2. Setelah dilakukan perbaikan keseimbangan lintasan, terdapct peningkatan
efisiensi : 66,47% dan waktu menganggur 66,4 detik dan keseimbangan work
station 32,55%.
Setelah analisa keseimbangan dapat dilakukan pengurangan tenaga kerja yang
dapat meningkatkan produktiyitas. Indeks produktivitas pada tenaga kerja
sebelu dilakukan keseimbangan lintasan sebesar 485,44 sedangkan
produktivitas total sebesar I,07. Setelah dilakukan keseimbangan lintasan. Indeks
produktivitas tenaga kerja sebesar 515,77 sedangkan produktivitas total sebesar
1,08.