DETAIL DOCUMENT
Analisis Pengaruh Operator Dan Shift Kerja Terhadap Kualitas Hasil Kerja Dengan Menggunakan Faktorial Dua Faktor Di PT. X.
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Ruthrilia, Puspitaningrum
Subject
658.4013 Control and Quality Management/Manajemen Kontrol dan Kualitas 
Datestamp
2023-10-30 07:06:51 
Abstract :
PT. " X "" adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan benang yang memproduksi berupa produk tekstil, bahan baku yang digunakan adalah kapas impor. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kualitas hasil kerja (benang) yang berbasis pada perancangan eksperimen metode faktorial dua faktor yaitu faktor operator dan shift kerja. Dalam penelitian ini faktor yang diteliti adalah faktor operator (baru dan lama) dan shift kerja, data yang dikumpulkan adalah jumlah total produksi dan jumlah produk cacat kemudian diperoleh persentase produk cacat. Setelah dilakukan perhitungan dengan model faktorial dua faktor kemudian dilakukan uji hipotesa. Hasil dari proses perhitungan anova diperoleh untuk operator baru pada shift pagi 85,01 kg, shift sore 86,12 kg, shift malam 103,05 kg. Sedangkan operator lama shift pagi sebesar 100,74 kg, shift sore 104,82 kg, dan shift malam 103,40 kg. Untuk mengetahui perbedaan-perbedaan nyata. Hasil dari perhitungan model faktorial dua faktor untuk faktor operator adalah jumlah kuadrat (SSs) 13,81 kg, derajat bebas (db) 1, rata-rata kuadrat (MS) 6,90 dan nilai Fang 10,15. Sedangkan untuk faktor shift kerja adalah jumlah kuadrat (SSs) 19,86 kg, derajat bebas (db) 2, rata-rata kuadrat (MS) 9,93 dan nilai Fung 14,60. Untuk mengetahui interaksi dari faktor operator dan shift kerja adalah jumlah kuadrat (SSss) 17,82 kg, derajat bebas (db) 2, rata-rata kuadrat (MS) 8,91 dan nilai Fun¢ 13,10. Kemudian untuk faktor errornya adalah jumlah kuadrat (SSes) 122,36 kg, derajat bebas (db) 180, rata-rata kuadrat (MS) 0,68. Ujj hipotesa yang dilakukan pada eksperimen ini dapat dinyatakan bahwa faktor operator, faktor shift kerja dan interaksi dari keduanya dilihat dari Fune lebih besar dari Fasa maka Ho ditolak. Ujj hipotesa ini, dapat dinyatakan bahwa faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap kualitas hasil kerja. Dan untuk mengetahui hasil akhir menunjukkan bahwa perancangan eksperimen model faktorial dua faktor, dapat digunakan untuk mengetahui kualitas hasil kerja agar menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan dapat bersaing di pasaran. 
Institution Info

Universitas Darma Persada