Abstract :
PT X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia jasa dan
peralatan berat terkemuka kelas dunia dan juga aktif dalam industri manufaktur dan
perlambangan batu bara. Menurunnya kualitas vessel TV 33 merupakan
permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh pelanggan. Oleh sebab itu permasalahan
mengenai kualitas produk vessel TV 33 dapat dipecahkan dengan me/akukan
perbaikan pada desain longitudinal TV 33. Adapun bentuk perbai
l
k
ihat
dengan me/akukan perbandingan kekuatan. dan faktor keamanan serta waktu baku
sebelum dan ses:dah proses desai
n
an dapat b di
.
Proses perbaikan desain longitudinal Ty 33 dilakukan dengan menganalisa
penyebab keluhan pelanggan yang terbesar dengan diagram pareto yang menunjukan
banwa keretakan longitudinal merupaan masalah terbesar setelah retak pada
sambungan dinding depan, retak pada dinding samping dan kualitas pengelasan yang
buruk. Untuk langkah selanjutnya digunakan diagram fishbone untuk menganalisa
permasalahan keretakan pada longitudinal yang disebabkan oleh faktor bahan serta
desain yang harus diperhatikan lebih mendalam. Perbaikan desain dilakukan denganl
membandingkan kekuatan dan faktor keamanan dari desai
awal dan baru longitudinal
TV 33 yang di
l
n
anjutkan dengan mencari waktu baku dari desain awal longitudinal TV
33 yang dibandingkan dengan desain baru longitudinal TV 33.
Berdasarkan penelitian dan perhitungan bending stress untuk longitudinal desain
awal TV 33 didapat ni
l
ai sebesar 6.25My10".Kg i mm sedangkan seelah mengalami
perbaikan desain baru longitudinal TV 33 bending strees didapat nilai sebesar
3,95Mx10"° .Kg I mm? . Kemudian berdasarkan hasil pengolahan data dengan
melakukan perbandingan hasil akhir perakitan menunjukan bahwa dengan desain awal
membutuhkan waktu sebesar 112 menit sedangkan desain baru hanya membutuhkan
waktu 47 menit. Penurunan waktu perakitan disebabkan oleh proses produksi desain
baru tidak memerlukan proses pengelasan melainkan hanya mengalami proses
pemotongan dan penekukan dengan }um/ah material yang lebih sedikit dibandingkan
dengan desain awal.
Dari hasil perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa proses perubahan
desain longitudinal baru dapat menambah kekuatan dengan 1,58 kali lebi
kuat
dibandingkan dengan desain awal kemudian dengan desai
n
h
longitudinal baru dapat
menghasi
l
kan waktu baku lebih cepat dua kali dibaningkan waktu baku desain awal
sehingga target produksi yang diharaphan dapat tercapai. Berdasarkan hasil tersebut
maka dapat diberikan usu'an untuk perusahaan harus selalu memperhatikan segala
macam bentuk ke!uhan dari pe/anggan dengan terus menerus melakukan perbaikan
secara kontinu sehingga dapat menghasi
l
kan produk yang handal dan memi
l
iki
kualitas yang prima.