DETAIL DOCUMENT
USULAN PERBAIKAN DESAIN PRODUK LONGITUDINAL TV33 UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK DI PT X
Total View This Week0
Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Djodi, Muhartono
Subject
658.4013 Control and Quality Management/Manajemen Kontrol dan Kualitas 
Datestamp
2023-10-30 07:14:43 
Abstract :
PT X merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang penyedia jasa dan peralatan berat terkemuka kelas dunia dan juga aktif dalam industri manufaktur dan perlambangan batu bara. Menurunnya kualitas vessel TV 33 merupakan permasalahan yang banyak dikeluhkan oleh pelanggan. Oleh sebab itu permasalahan mengenai kualitas produk vessel TV 33 dapat dipecahkan dengan me/akukan perbaikan pada desain longitudinal TV 33. Adapun bentuk perbai l k ihat dengan me/akukan perbandingan kekuatan. dan faktor keamanan serta waktu baku sebelum dan ses:dah proses desai n an dapat b di . Proses perbaikan desain longitudinal Ty 33 dilakukan dengan menganalisa penyebab keluhan pelanggan yang terbesar dengan diagram pareto yang menunjukan banwa keretakan longitudinal merupaan masalah terbesar setelah retak pada sambungan dinding depan, retak pada dinding samping dan kualitas pengelasan yang buruk. Untuk langkah selanjutnya digunakan diagram fishbone untuk menganalisa permasalahan keretakan pada longitudinal yang disebabkan oleh faktor bahan serta desain yang harus diperhatikan lebih mendalam. Perbaikan desain dilakukan denganl membandingkan kekuatan dan faktor keamanan dari desai awal dan baru longitudinal TV 33 yang di l n anjutkan dengan mencari waktu baku dari desain awal longitudinal TV 33 yang dibandingkan dengan desain baru longitudinal TV 33. Berdasarkan penelitian dan perhitungan bending stress untuk longitudinal desain awal TV 33 didapat ni l ai sebesar 6.25My10".Kg i mm sedangkan seelah mengalami perbaikan desain baru longitudinal TV 33 bending strees didapat nilai sebesar 3,95Mx10"° .Kg I mm? . Kemudian berdasarkan hasil pengolahan data dengan melakukan perbandingan hasil akhir perakitan menunjukan bahwa dengan desain awal membutuhkan waktu sebesar 112 menit sedangkan desain baru hanya membutuhkan waktu 47 menit. Penurunan waktu perakitan disebabkan oleh proses produksi desain baru tidak memerlukan proses pengelasan melainkan hanya mengalami proses pemotongan dan penekukan dengan }um/ah material yang lebih sedikit dibandingkan dengan desain awal. Dari hasil perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa proses perubahan desain longitudinal baru dapat menambah kekuatan dengan 1,58 kali lebi kuat dibandingkan dengan desain awal kemudian dengan desai n h longitudinal baru dapat menghasi l kan waktu baku lebih cepat dua kali dibaningkan waktu baku desain awal sehingga target produksi yang diharaphan dapat tercapai. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat diberikan usu'an untuk perusahaan harus selalu memperhatikan segala macam bentuk ke!uhan dari pe/anggan dengan terus menerus melakukan perbaikan secara kontinu sehingga dapat menghasi l kan produk yang handal dan memi l iki kualitas yang prima. 
Institution Info

Universitas Darma Persada