Abstract :
PT. X. adalah perusahaan yang bergerak dibidang
industri pertanian, yaitu
Petrokimia. Perusahaan ini adalah salah satu Sadan Usaha Milik Negara (BUMN)
yang otomatis dikuasai oleh negara, karena peranan dan fungsinya yang sangat
penting dan menyangkut kepentingan hajat hidup orang banyak.
Perusahaan
ini adalah merupakan industri strategis yang sangat besar,
sehingga diperlukan industri-industri pendukung guna membantu melaksanakan
usahanya, salah satu
industri pendukung adalah
industri karung, yang akan
menyuplai karung untuk membungkus urea yang akan dilempar kepasaran.
Dalam upaya untuk menjamin kelangsungan jalannya produksi, ha! yang
harus diperhatikan salah satunya adalah memperhatikan keandalan dari mesin
tersebut untuk memproduksi karung, dimana keandalan mesin tersebut adalah
merupakan gabungan keandalan bagi berbagai macam suku cadang yang
terkandung. Dengan demikian perlunya diatur pemesanan, pengendalian
persediaan suku cadang yang optimal di PT"X.
Untuk membantu kebijaksanaan penyediaan suku cadang di PT¥", maka
pada tugas akhir ini akan dilakukan usulan kebijaksanaan dalam perencanaan
pengendalian persediaan untuk memenuhi kebutuhan suku cadang pemeliharaan.
Kebijaksanaan yang dilakukan adalah terhadap suku cadang yang menimbulkan
modal tertanam paling besar, sehingga efisiensi dapat dihasilkan.
Metode sistem dengan pemesanan ukuran tetap dipilih sebagai metode
yang dipergunakan untuk menyelesaikan masalah pengendalian persediaan sesuai
dengan kriteria yang dikehendaki yaitu : meningkatkan efisiensi serta menjaga-jaga
apabila barang yang dikirimkan terlambat dari jadwal pengiriman yang telah
disepakati, sehingga ongkos yang timbul akibat dari berhentinya mesin arena
kekurangan suku cadang dapat dikendalikan.
Dari hasil pengolahan data yang telah dilakukan diperoleh hasil sebagai berikut:
1.. Semakin tinggi tingat keandalannya, maka semakin kecil kebutuhan akan suku
cadang, begitu juga sebaliknya.
2. Kebutuhan suku cadang projectile sebesar 75 buah dan tingkat keandalannya
0,142993. Untuk ekspektasi kebutuhan suku cadang projectile returner sebesar
69 buah dan tingkat keandalannya 0,163074. Sedangkan untuk ekspektasi
kebutuhan suku cadang brake band cone sebesar 64 buah dan tingkat
keandalannya 0,186697.
3. Biaya yang dikeluarkan dalam sistem persediaan untuk suku cadang projectile
sebesar Rp. 353.801,74. Untuk suku cadang projectile returner sebesar Rp.
360.268,68. Sedangkan untuk suku cadang brake band cone sebesar Rp.
305 .127,18 dan tingkat ketersediaan sem ua su ku cadang dig udang se besar
0,9999 atau 99%.
4. Penghematan yang dapat ditekan untuk suku cadang prioritas antara model
yang sudah ada di perusahaan dengan analisis penulis sebesar Rp. 49.912,4