Abstract :
Bagi tiap perusahaan manufakturing, perencanaan produksi yang
didalamnya termasuk perencanaan kebutuhan bahan baku yang harus disusun oleh
perusahaan seefisien mungkin. Masalah perencanaan kebutuhan bahan baku bagi
suatu perusahaan industri sangat penting karena hal tersebut berhubungan
langsung dengan proses produksi yang akan dijalankan perusahaan. PT. X adalah
perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan lampu listrik, sering merasa
kesulitan dalam merencanakan dan mengendalikan bahan baku, terutama bahan
baku yang masuk dalam kategori klasifikasi utama. Berkenaan dengan hal tersebut
diatas, studi ini bertuj uan untuk membahas mengenai perencanaan dan
pengendalian bahan baku yang dibutuhkan untuk memproduksi lampu pijar jenis
GLS.
Alternatif yang dilakukan untuk menganalisa permasalahan ini adalah
dengan terlebih dahulu memilah ... milah bahan baku yang digunakan menurut
nilainya menjadi 3 kelas dengan analisis ABC/Pareto, dan untuk merencanakan
kebutuhan bahan baku untuk 12 bulan ke depan adalah dengan meramalkan data
basil penjualan pada 12 bulan yang lalu. Setelah didapat model peramalan yang
sesuai dengan data-data aktual, selanjutnya dalam mengendalikan bahan baku
klasifikasi utama yang harus disiapkan untuk periode 12 bulan mendatang adalah
dengan menggunakan metode EOQ.
Glass Bulb dan Cap adalah bahan baku dalam kategori kelas A Karena
memiliki nilai prosentase kebutuhan paling tinggi diantara bahan baku lainnya
dengan nilai 79,3%. Model peramalan yang dipakai adalah Single Moving
Average disamping sesuai dengan data-data aktual penjualan, model peramalan
ini memiliki nilai error yang kecil. Dengan mengetahui jumlah volume penjualan
yang mungkin terjadi, maka dapat diperoleh perkiraan jumlah bahan baku yang
dibutuhkan. Adapun hasil analisa itu adalah sebagai berikut:
Bahan baku yang masuk dalam kategori kelas A ada1ah Glass Bulb dan Cap.
Model peramalan yang dipakai adalah Single Moving Average, karena sesuai
dengan data-data penjua1an yang rata-rata bergerak dan memiliki nilai error
(MAD) yang kecil = 5,706