Abstract :
Dimasa menjelang era globalisasi maka perusahaan dituntut untuk menghasilkan
barang yang benar-benar berkualitas baik sehingga sesuai dengan kebutuhan.
ualitas barang atau produk merupakan suatu unsur penting yang harus
diperhatikan oleh pihak perusahaan. Kualitas yang dihasilkan haruslah terus
selalu ditingkatkan dan diperlukan adanya usaha pengendalian kualitas yang
herkelanjutan sehingga akan menghasilkan produk dengan tingkat kualitas
tertentu sehingga memuaskan konsumen.
Dalam penelitian ini, tujuan menentukan rancangan sampling penerimaan untuk
meminimasi biaya pemeriksaan dengan menggunakan beberapa sistem yang
mendukung untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Metode yang digunakan
adalah dengan mencoba menerapkan sampling penerimaan atribut berdasarkan
sistem AQL (Acceptance Quality Level) dan Dodge Romig dengan penarikan
sampel tunggal dan rangkap dua
A Model sampling penerimaan yang sekarang dilakukan perusahaan adalah dengan
menggunakan metode AL untuk jenis penarikan tunggal yang menghasilkan
nlai ukuran lot 3500 unit, ukuran sampel 200 dengan rata-rata proses sebesar
0,25 % dan bilangan penerimaan I. Dengan model sampling penerimaan tersebut
diperoleh nilai ATI sebesar 497.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa rancangan sampling penerimaan yang
mampu meminimumkan biaya pemeriksaan suatu pemeriksaan lot adalah
rancangan sampling penerimaan rangkap dua berdasarkan sistem Dodge Romig
'55, n2 = 95 dan ct - 0, c2 = 3 diperoleh nilai ATI sebesar 69,55.
pada nt
Dengan nilai AT] sebesar 69,55 dapat meminimumkan biaya rata-rata
pemeriksaan sebesr 86,006 % dari biaya sebelumnya. Serta menurunkan total
biaya pemeriksaan dari biaya sebelumnya sebesar 80,7 %.