Abstract :
Universitas Darma Persada merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di
jakarta timur yang ikut berperan serta dalam menyiapkan sumber daya manusia
Indonesia yang berkualitas dan berbudi pekerti yang dapat diterima oleh pasar
global, dan untuk mewujudkan sumber daya manusia Indonesia yang berualitas
dan berbudi pekerti dapat ditempuh dengan kelas yang berkualitas yang menjadi
pokok penelitian ini.
Proses pembelajaran yang sedang berlangsung dida/am objek penelitian
diangap masih be/um memadai dan sarana, prasarana be/um cukup menunjang
dalam mewujudkan pembelajaran yang berkualitas, sesuai dengan visi dan misi
Tl UNSADA; dimana visi yang diemban adalah menerapkan TQM dalam
menghasilkan lulusan di Tl UNSADA untuk menghadapi globalisasi pendidikan
tinggi, sedangkan misi yang ingin dicapai adalah menciptakan sistem belajar
mengajar yang baik sesuai dengan harapan bangsa dan negara serta
mendorong peran aktif dalam bidang pendidikan riset dan kerja sama
antara
Jurusan Tl seindonesia.
Pada penelitian ini untuk mewujudkan kelas yang berkualitas penulis
menggunakan metode TQM yang dikenal dengan istilah "lima pilar TQM", yang
terdiri dari proses, produk, organisasi, pemimpin dan komitmen. Namun da/am
tugas Akhir ini hanya proses dan produk saja, dengan tidak melupakan ketiga
pilar yang lain. Hal ini karena keterbatasan waktu dan dari kedua pilar tersebut
sudah mewakili dalam penelitian perbaikan kualitas pembelajaran di Tl
UNSADA, serta
data yang diperoleh atau diambil berdasarkan instrumen
penelitian (uesioner) hanya dosen, mahasiswa dan alumni di TI UNSADA,
dengan ditunjang penerapan Siklus SIAM yang terdiri dari empat langkah
yaitu:Situasi saat
ini (kcndisi-kondisi yang ada di Tl UNSADA seperti faktor
kegiatan kuliah mahasiswa, faktor pembelajaran dosen, faktor sarana, faktor
prasarana, faktor suasana kerja dosen dan faktor pelayanan sekretariat). Latu
ldentifikasi masalah-masalah yang vital/penting dari keenam faktor tersebut, dan
Bertindak pada masalah-masalah dari keenam faktor tersebut, dan Mengawasi
kemajuan-kemajuan, pada langkah ini akan dilihat perubahan-perubahan yang
terjadi setelah diadakan perbaikan-perbaikan terhadap masalah yang ada.
Berdasarkan instrumen penelitian dari ujj validitas dan reliabilitas dari 9
buah
variabel (faktor kgiatan pembelajaran) yang terdiri dari 95 item awal terdapat 11
item yang gugur dan 84 item yang dikatakan valid dengan keterhandalan
sebesar
1,060. Dan berdasar digram pareto faktor yang dominan untuk
menciptakan kelas yang berkualitas adalah prasarana, OH
sebesar 17,. 031 %,
sarana, perpustakaan khusus untuk Tl sebesar 14,349%, pembelajaran dosen,
kesesuaian SAP/silabi sebesar 8,611%, kegitan kuliah mahasiswa, keaktifan
selama proses perkuliahan sebesar 8,502% suasana kerja dosen, hubungan
dosen dengan mahasiswa sebesar 14,012%, pelayanan sekretariat, permohonan
pembuatan surat KP/TA sebesar 11,508%, kemampuan bekerja alumni, mater
perkuliahan belum cukup memadai sebesar 13,846%, kemampuan wira usaha
dan pengembangan alumni, kesesuaian SAP/silabi terhadap dunia kerja sebesar
12,716%, kepuasan kerja alumni, dalam hal pekerjaan sebesar 18,378% dan
metode pengajaran kurang interaktif berdasarkan diagram sebab akibat. Untuk
mewujudkan kelas berkualitas perlu ; beban sks
sesuai SAP/silabi, penyajian
materi kuliah interaktif, kedisiplinan mahasiswa dan dosen serta melengkapi
sarana dan prasarana di Jurusan TI UNSADA.