Abstract :
Perkembangan dunia saat
ini dan dengan adanya siluasi persaingan dpasar bebas
menunut semua pihak untuk serius dalam menangani masalah mutu produk yang dhasilkannya.
Dimana pihak yang bersaing memerlukan pengonlrolan mutu sehingga dapat ikut bersaing.
Untuk itu diperlukan suatu cara untuk menjaga dan meningkatkan mutu produksi, dantaranya
dengan mengupayakan tenaga operasional yang terlatih dan cakap bekerja, adapun upaya yang
harus dapat dtempuh bagi pihak perusahaan adalah memberikan pelatihan/ training untuk semua
karyawannya, yang dharapkan dengan dadakan sistem pelalihan/ training ini dapat membantu
meningkalkan skill dan performansi dari seliap karyawan yang ada, sehingga dapat
m eningkatkan Sumber Daya Manusianya.
Untuk meningkalkan sumber daya manusia, tidak hanya dapat dilihat dari segi fisiknya
saja, tetapi harus dilihat segi non fisik, imana seliap karyawan tentu membuluhkan perhatian,
pengertian dan rasa penghargaan alas jerih payahnya. Hal tersebut dapat memotivasi mereka
untuk melakukan tugasnya.
Penelitian ini berdasarkan pada analisa tingkat produktivilas dengan melihat hasil
penerapan sistem training dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dimana terdapat empat
faktor yang mempengaruhi penerapan sistem training/ pelatihan, antara lain adalah; Materi
Training, Motivasi, Kondsi Lingkungan dan Kesiapan dari para karyawan itu sendiri untuk
mengikuti pelatihan/ raining. dan faktor tersebut disebut sebagai variabel, yang dtuangkan
kedalam kuisioner/ angket.
Hasil analisa ingkat produktivitas den1gan menggunakan melode 0MAX, menggambarkan
bahwa ada peningkatkan produktivitas kerja perusahaan sebesar 33.3 %, dmana hal tersebut
menunjukkan adanya perbaikan hasil kerja selelah dilakukan pelatihan/ training. Dari sebaran
angket menunijukan bahwa
terdapal dua faktor yang paling mempengaruhi terhadap
peningkafan produklivilas kerja, yailu faktor Molivasi dan faktor Kesiapan Peserla/ karyawan.
Oleh karena ilu untuk lebih meningkatkan prodktivitas kerja perusahaan maka keda faktor
tersebul harus lebih dperhatikan, tanpa melupakan faktor berpengaruh lainnya.