Abstract :
PT. KASAI TECK SEE INDONESIA merupakan suatu perusahaan
yang bergerak dibidang interi
r mobil(door panel), dimana untuk dapat
mengatasi persaingan yang ketat diantara industri interior mobil,
perusahaan melakukan pengendalian kualitas. Permasalahan yang
dihadapi perusahaan adalah di
b
o
idang kualitas produk dengan adanya
cacat pada bending sebesar 17% pada Door Panel tipe 83550-SZY,
dimana Bending dapat menggangu konsumen dalam penggunaannya.
Cacal bending pada Door Panel tipe 83550-SZY terjadi arena kurang
optimalnya proses pada mesin lnjeksi.
Untuk mengatasi permasalahan diatas, dalam penelitian ini
dilakukan brainstorming, di
a
gram pareto, pengendalian data dengan peta
kendali atribut U, diagram sebab akibat, dan penerapan metode Taguchi,
guna menentukan taktor-faktor dan tingkat perlakuan faktor yang
signifikan berpengaruh terhadap cacat produk tersebut, sehingga masalah
menjadi selesai atau optimal.
Langkah awal dalam pemecahan masalah diatas dimulai dengan
menentukan mesin Injeksi sebagai faktor yang paling berpengaruh
terhadap adanya cacat Bending pada Door Panel, dan faktor-faktor yang
berpengaruh secara signifikan dan dapat dikendalikan adalah faktor pada
Kecepatan lnjeksi (faktor A), dan faktor pada Suhu ruangan dalam mall
(faktor B), berdasarkan brai
storming dan fishbone diagram. Kemudian
dilakukan parameter design dengan menentukan ti
n
n
gkat perlakuan mesin
Injeksi yang akan digunakan pada percobaan, menghitung derajat
kebebasan (DoF), memi
ih orthogonal array (OA) sesuai dengan yang
akan digunakan dalam penelitian. Kemudian dilakukan Analisa Varians
(ANOVA), didapatkan persentase kontribusi untuk faktor A sebesar 0.4%,
faktor B sebesar 0.1% dan faktor AxB sebesar 21,54%. Strategi pooling
Up dilakukan pada faktor AxB, dimana F-Ratio faktor AB lebih besar
dibandingkan F-Ratio Error (1). Test F-Ratio menunjukkan bahwa faktor
AxB sangat mempunyai pengaruh secara nyata terhadap adanya cacat
Bending pada Door Panel tipe 83550-SZY, ditunjukkan dengan besarnya
nilai F-Hitung (90,36) dibanding dengan nilai F-Tabel (3,89).
l
Loss Function yang dihadapi perusahaan sebe/um perbaikan
sebesar Rp. 15.972.950.60,- Sedangkan Loss Function yang dihadapi
perusahaan setelah dilakukan perbai
k
an setting mesin adalah sebesar
Rp. 79.999.99,- . Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan setting
parameter mesi
Injeksi yang optimal dengan karakteristik kualitas smaller
the better, yaitu setting kecepatan lnjeksi sebesar 0,02 mdetik, dan
setti
n
n
g suhu ruangan dalam mall sebesar 120c.