Abstract :
PT X adalah perusahaan yang bergerak dalam industri keramik. Hasil produksinya
antara lain westafel (lavatory), closet, fitting dan perlengkapan kamar mandi lainnya.
Berdasarkan data yang ada temyata permintaan akan salah satu hasil produksi yaitu
westafel jenis standar dengan tipe L-220 dirasakan semakin lama semakin meningkat untuk
periode sekarang maupun selanjutnya. Untuk saat ini kapasitas produksi yang ada masih
dapat memenuhi pennintaan dari para konsumen tetapi bila terus meningkat maka akan
sulit untuk memenuhinya. Karenanya perusahaan merencanakan untuk menambah jam
Iembur atau menambah tenaga kerja barn. Untuk mengatasi hal tersebut, penulis
mengusulkan perencanaan kebutuhan tenaga kerja berdasarkan pada biaya produksi tenaga
kerja langsung yang terendah.
Pada studi ini pertama-tama melakukan pengukuran waktu standar terhadap para
pekerja pada bagian westafel jenis standar. Hal ini untuk mengetahui beban kerja yang
terjadi (kebutuhanjam orang) untuk memenuhi permintaan produksi.
Selanjutnya melakukan peramalan permintaan produksi untuk periode yang akan
datang berdasarkan data masa lampau. Untuk ini dilakukan dengan menggunakan
pendekatan statistik yaitu metode peramalan linier, hal ini karena metode tersebut
mempunyai nilai kesalahan terkecil dan dilakukan untuk satu periode kemuka.
Kemudian menentukan biaya-biaya tenaga kerja yang meliputi upah pokok, upah
lembur, serta biaya penambahan tenaga baru.
Dan terahkir menetapkan kebijaksanaan baru apakah cukup dengan memberlakukan
jam lembur saja atau dengan menambah tenaga kerja barn.
Hasil dari studi tersebut akan menghasilkan suatu rencangan kebutuhan tenaga kerja
berdasarakan biaya terendah.