Abstract :
PT Kalimantan Prima Persada adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang
pertambangan batubara, yang batubaranya berasal dari pemilik KP. Perusahaan
berkewajiban untuk mengirimkan perhitungan royalti ke pemilik KP untuk
menentukan harga jual. Pada pelaksanaannya, perusahaan mengalami kendala pada
proses pengerjaannya,yaitu dokumen persyaratan (COA Barge) tidak diissued tepat
waktu sehingga perhitungan royalti selalu terlambat. Melihat kondisi tersebut
diajukanlah sebuah rancangan SOP untuk memonitor jalannya penerbitan COA
Barge.
Dalam melakukan pengolahan data, diterapkan rancangan Siklus Hidup Sistem
seperti Perencanaan, Analisis, Desain, Penerapan, dan Penggunaan. Di dalam tahap
Perencanaan diterapkan metode PDCA, Tahap Analisis diterapkan dengan analisis
Fish Bone dan 5WIH, Tahap Desain dengan menggunakan Metode Pengembangan
Sebagian SOP, kemudian baru masuk ke Tahap Penerapan dan Penggunaan.
Rancangan SOP diawali dengan penyusunan alur penerbitan dokumen kemudian
melakukan uji coba pada pengapalan untuk mendapatkan waktu rata-rata yang baru.
Dalam praktiknya, proses ini dikontrol oleh adanya form monitor barging dan form
penerbitan dokumen. Form
monitor barging dimaksudkan untuk mengontrol aktifitas
barging dan waktu untuk memulai persiapan penerbitan dokumen. Sedangkan form
penerbitan dokumen adalah untuk mengontrol aktifitas penerbitan dokumen sesuai
dengan jadwal yang ditentukan.
Setelah dilakukan uji coba dengan melibatkan form monitor barging dan didapatkan
hasil perhitungan waktu rata-rata yang dianggap sesuai, maka diajukanlah
rancangan SOP untuk mengontrol seluruh kegiatan penerbitan dokumen pengapalan.