Abstract :
Dengan semakin kompetitifnya persaingan antara pencari kerja serta lapangan
pekerjaan yang semakin sulit, maka banyak lulusan atau para sarjana mencoba
alternatif lain untuk menyalurkan kemampuannya dalam bentuk usaha. Dewasa
ini banyak sekali timbul berbagai bidang usaha yang sangat erat kaitannya
dengan dunia informasi teknologi. Munculnya usaha - usaha seperti ini membuat
berbagai pihak tetarik untuk mencoba menggelutinya.
Salah satu usaha yang banyak diminati akhir akhir ini adalah usaha ja
ringan
informasi teknologi yang menjanjikan keuntungkan dimana usaha ini merupakan
a
bisnis dengan tingkat resiko yang tidak terlalu besar tetapi menjanjikan
keuntungan. Untuk mengetahui lebih dalam mengenai usaha j
a
ringan teknologi
informasi ini periu dilakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan studi
kelayakan usaha.
Suatu stdi kelayakan usaha dapat ditinjau dari aspek-aspek yang ada
diantaranya adalah aspek pasar, Teknis dan teknologis seria aspek Finansial.
Dengan memperhatikan ketiga aspek tersebut maka dapat diketahui apakah suatu
usaha dapat dilatakan layak atau tidal.
Dari Hasil pengolahan dan analisis aspek pasar dan pemasaran dapat diketahui
besarnya market potensial yang tersedia yaitu sebesar 32.18 % serta besarnya
market share sebesar 7,46 %. Pada aspek teknis dan teknologis dapat diketahui
bahwa topologi jaringan yang digunakan dalam usaha jaringan teknologi
informasi ini adalah topologi Linier Bus. Pada analisis kriteria investasi dapat
diketahui net present value sebesar Rp 3.156.227 ,-, Internal Rate of Return
sebesar 20,12 %, Diskon Faktor 18 % dan Net BC' sebesar 1.034 (NPV 0, IRR
> DF dan NET B /C I ). Dari analisis yang dikemukakan maka dapat
dikatakan usaha ini feasible untuk dikerjakan.