Abstract :
PT. Gramedia adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam
bidaang percetakan seperti Koran, buku, majalah dan lain-lain. Untuk
mengembangkan perusahaan dalam ha/ kualitas produksi, diperlukan
suatu a/at atau metode perbaikan yang dapat mendukung kegiatan
produksi. Perusahaan belum memiliki suatu metode atau cara yang
digunakan oleh perusahaan untuk mengendalikan kualitas secara
keseluruhan. O/eh karena itu diperlukan suatu metode atau cara
pengendalian kualitas dari cetakan yang dihasilkan sehingga hasil cetak
sesuai dengan keinginan konsumen.
Metode Proses FMEA akan menganalisa modus kesalahan atau
kegagalan daari suatu proses manufaktur maupun perakitan yang daoat
mempengaruhi secara /angsung terhadap kualitas, kekuatan dan produk
akhir yang dihasilkan dan merekomendasikan tindakan perbaikan yang
diperlukan.
Dari pengolahan data dan analisis yang dilakukan maka diperoleh
hasil penerapan metode Proses FMEA nilai RPN yang tertinggi sebesar
144. Efek kegagalan potensia/ yang terjadi adalah blanket tidak membawa
film tinta ke kertas dengan baik. Modus kegagalan potensial yaitu tinta
tidak menempel pada blanket. Dan penyebab dari kegagalan potensia/
tersebut adalah permukaan karet blanket rusak. Usulan tindakan
perbaikan yang diberikan untuk kegagalan nilai RPN tertinggi ini adalah
membuat checklist tentang kondisi karet blanket secara
rutin untuk
mencegah blanket rusax total.
Berdasarkan penggunaan dan analisis yang telah dilakukan
perusahaan dapat mengaplikasikan dengan baik metode proses FMEA di
lantai produksi terutama bagian cetak agar kerusakan, downtime mesin
dan kualitas hasil prcduksi dapaat diatasi dan diperbaiki. Sehingga
perusahaan dapat memoroduksi dengan kualitas yang baik sesuai dengan
keinginan konsumen.