Abstract :
Tenaga kerja merupakan suatu unsur yang penting dalarn
kegiatan suatu industri.
Untuk meningkatkan semangat kerja karyawan dalam mela
kukan pekerjaannya, salah satu diantaranya adalah dengan
memberikan imbalan sesuai dengan prestasi yang dicapainya.
Pada saat ini, PT. SYI kadangkala mengalami keterlamba
tan pemenuhan pesanan. Keterlambatan yang terjadi selama ini
diatasi dengan mengadakan kerja lembur, yang mengakibatkan
tingginya biaya operasi per satuan produk.
Untuk mengurangi atau meniadakan sistem lembur atau jam
kerja lembur yang berlaku saat ini, maka timbul gagasan un
tuk menggantinya dengan memberikan imbalan atau kompensasi.
Kompensasi diberikan dengan maksud untuk memotivasi
kerja para karyawan. Konpensasi di sini terbagi menjadi dua
bagian yaitu f inansial dan non f inansial. Upah merupakan
salah saatu bagian dari konpensasi finansial.
Dalam permasalahan ini dipilih kompensasi finansial
upah yang berupa uang, dengan alasan, karena lebih disukai
oleh para pekerja dan juga dapat langsung dirasakan man
faatnya.
Pengambilan data kwantitatif dilakukan di PT. SYI pada
bagian produksi lemari es type SJ-D200 pada proses pernbuatan
cabinet, dengan menggunakan jam henti (stopwatch).