Institusion
Universitas Darma Persada
Author
Meitha Diah, Handayani
Subject
628.4 628.4 General Sanitary/Teknik Sanitasi Umum Kelaskan di sini teknologi pengolahan sampah, teknologi pengolahan limbah, teknologi pengolahan bahan sisa, teknologi pengolahan sampah industri Umum
Datestamp
2023-11-09 03:02:30
Abstract :
DKI Jakarta merupakan kola metropolitan dengan
pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibandingkan kota-kota lain di
Indonesia. Tingkat pertumbuhan penduduk yang terus meningkat disertai
tingkat konsumtif yang beraneka ragam
telah menyebabkan
permasalahan persampahan jadi belum teratasi sampai saat ini. Jumlah
sampah yang dihasilkan pun terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada
saat ini, warga Jakarta menghasilkan 6000 ton sampah per hari. Adapun
sistem pengolahan yang ada saat ini yaitu sanitary landfill,
penyelesaiannya hanya mengumpulkan sampah lalu ditumpuk begitu saja
di TPA Bantar Gebang tanpa terolah sedikit pun. O/eh karena itu perlu
diambil tindakan-tindakan dalam mengurangi penumpukan sampah yang
ada.
Alternatif-alternatif metode pengolahan sampah banyak yang
digunakan seperti sanitary landfill, pengkomposan, dan recycel daur ulang
bertujuan sama yaitu untuk mengurangi penumpukan sampah di Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) samnpah. Namun tidak semua metode dapat
menguntungkan bagi pengelolanya, oleh karena itu dipertukan juga
pengkajjan dari segi ekonomi.
Berdasarkan pengkajjan menggunakan simulasi sistem dinamik,
faktor-faktor yang
merpengaruhi penumpukan sampah dapat
digambarkan dalam bentuk causal loop diagram (CLD). Penbuatan CLD
ini dapat dikembangkan dalam bentuk model yang akan disimulasikan
dengan software Powersim. Simulasi tersebut akan menghasi!kan
proyeksi jumlah penmpukan sampah yang dihasilkan dan yang akan
dibuang TPA hingga tahun 2025. Faktor-faktor input model dapat
bervariasi seperti faktor produksi kompos dan recycle, serta fraksi
penyusutan di TPA maka dapat memberi hasil pencapaiannya yang akan
mengurangi penumpukan sampah seminim mungkin dan juga mnempunyai
nilai manfaat dari segi ekonomi berdasarkan BCR (Benefit Cost Ratio).
Berdasarkan hasi
l
analisis, didapat bahwa saat ini pengolahan
yang ada dengan sanitary landfill diproyeksikan dapat menghasikan
sampah 36.452 m3/hari. Angka itu tidaklah kecil bila dibandingkan dengan
luas TPA yang hanya 108Ha. Apabila
diolah dengan metode recycle
dapat mengurangi sampah hingga 22,25%, sedangkan pengkomposan
dapat mereduksi penumpukan sampah hingga 39,2%, dan jika kedua
metode digabungkan dapat mreduksi sampah paling besar yaitu
55,74%. Namun bila diakukan percepatan faktor produksi maka metode
gabungan kompos-recycle dapat mereduksi hingga 67,23%. Ditinjau dari
ke/ayakan ekonomi maka metode gabungan dan kompos /ayak untuk
segera dilakukan karena memiliki nilai BCR>1 (2,32 dan 1,20), sedangkan
recycle tidak yang dilakukan karena nilai BCR 0, 004. Perlu adanya
kerjasama dengan swasta dan masyarakat untuk melakukan pemilahan
dapat mengurangi penumpukan sampah dan membantu usaha
pelaksanaan manajemen pengelolaan sampah di kota DKl Jakarta.