Abstract :
PT. X merupakan salah satu perusahaan manufaktur di bidang
industri otomotif selalu berusaha untuk terus menerus meningkatkan
tingkat efisiensi dan efektivitas kegiatan produksinya, kualitas
produknya serta menurunkan ongkos produksinya. Kondisi yang
sekarang dirasakan oleh perusahaan adalah tingginya tingkat
persediaan komponen plate name sebagai akibat tidak adanya
sistem informasi yang dapat mengendalikan persediaaan sehingga
menyebabkan tingginya biaya penyimpanan. Untuk menurunan
tingkat persediaan diperlukan perencanaan dan pengendalian
persediaan material yang baik dan matang.
Metode yang dapat memberikan informasi dengan jelas jumlah
unit nyata yang diperlukan oleh perusahaan adalah dengan
menggunakan metode Just In Time. Metode JIT merupakan suatu
metode yang berorientasi pada inventori minimum dengan
menggunakan alat bantu kartu anban. Untuk menghitung
persediaan dengan metode IT, soffware ProModel digunakan untuk
menghitung jumlah persediaannya.
Langkah-langkah yang ditempuh untuk menghitung persediaan
dengan metode JIT adalah mengumpulkan data produksi aktua/
harian, data komponen plate name, data inventori komponen plate
name, waktu tempuh kanban boy, paging time dan flow kanban.
Setelah semua data terkumpul maka selanjutnya adalah menghitung
jumlah kartu kanban, membuat model simulasi, melaksanakan
simulasi dan menghitung jumlah persediaan komponen plate name
berdasarkan hasil keluaran simulasi. Setelah jumlah persediaan
dengan metode Just In Time diketahui maka selanjutnya adalah
membandingkan persediaan antara sistem saat ini dan metode JIT.
Pada metode JIT, setiap bulannya PT. X memberi dua jenis
informasi kepada pemasoknya. Informasi pertama adalah rencana
produksi bulanan dan informasi kedua adalah informasi harian yang
menspesifikasikan jumlah unit nyata yang harus dipasok oleh
pemasok sehingga PT. X dapat me/akukan penyesuaian terhadap
perubahan rencana produksi sehingga dapat mengendalikan
persediaan. Jumlah persediaan dengan menggunakan metode JIT
jauh lebih kecil dibandingkan dengan jumlah persediaan dengan
sistem saat ini. Dari has il perhitungan, jumlah persediaan komponen
plate name dari bulan Agustus-Oktober 2003 dengan sistem saat ini
adalah sebesar 2599 komponen sedangkan jumlah persediaan
dengan menggunakan metode JJT adalah sebesar 280 komponer.
Penurunan persediaan yang terjadi disebabkan karena metode J[T
hanya men@order atau memproduksi part sesuai dengan kebutuhan,
selain itu metode JIT juga dapat me/akukan penyesuaian terhadap
perubahan produksi dengan menggunakan kanban sehingga reaktif
terhadap perubahan produksi yang terjadi.