Abstract :
Perusahaan X ini adalah perusahaan yang bergerak dibidang konveksi
yang hasil produknya adalah berupa baju bayi berlengan panjang, lengan pendek
dan tak berlengan. Dalam mengendalikan mutunya perusahaan ini belum
memanfaatkan sistem pengendalian mutu secara statistik dan menyeluruh guna
meminimumkan produk yang cacat melainkan hanya melakukan inspeksi pada
produk-produk yang telahjadi yang sesungguhnya telah terlambat.
Dari perrnasalahan tersebut maka penulis mengusulkan suatu sistem
pengendalian mutu statistik pada perusahaan dengan menggunakan data kusus
baju berlengan panjang sebagai contoh. Dan sebagai batas kendali awal didapat
batas kendali proses sebesar UCL= 10,87 dan LCL = 0 dengan persentase
rata
rata
cacat
= 4,6 %.
Setelah melakukan pengumpulan dan pengolahan data maka didapat suatu
klasifikasi-klasifikasi dari cacat- tersebut sebagai berikut tebal-tipis 74 pcs,
" kotor oli "
51 pcs dan " motif pecah " 35 pcs dari total bagian yang diperiksa=
3600
pcs.
Analisa dari penyebab cacat ini didapat bahwa perusahaan belum
melakukan kontrol pada bahan baku yang hendak masuk untuk diolah di ruang
produksi, perawatan mesin yang tidak berkala, dan banyak hal-hal lain yang turut
mempengaruhinya
Sebagai pengontrol bahan baku maka diusulkan sistem sampling
penerimaan yang berpedoman pada tabel MIL-STD-105D, dan dari data yang
diolah didapat tingkat kualitas ( AQL ) =4 % bilangan penerimaan ( Ac ) = 0,
bilangan penolakan (Re )= 1 dan ukuran sampel = 3 unit